Anggota Brimob yang Hilang di Perairan Araraw Mimika Ditemukan Meninggal Dunia

Ahmad

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencarian korban oleh Tim SAR. (Foto: Istimewa/Humas SAR Timika)

Ilustrasi pencarian korban oleh Tim SAR. (Foto: Istimewa/Humas SAR Timika)

MIMIKA – Salah satu dari dua korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya long boat 40 PK pada Rabu (31/7/2024) di Perairan Araraw, Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berhasil ditemukan.

Korban tersebut atas nama Aiptu Gunawan Wibisono, seorang anggota Brimob. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Mimika Barat Jauh, Ipda Yani, dalam keterangan tertulisnya kepada Galeripapua.com, Kamis (1/8/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek mengatakan, Aiptu Gunawan Wibisono ditemukan sekitar pukul 15.30 WIT pada Rabu 31 Juli 2024, di pantai sekitaran lokasi kejadian.

Baca Juga :  Polisi Kembali Amankan Ratusan Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Timika

“(Informasi ini baru diterima karena) terkendala jaringan (signal) yang cukup jauh dari lokasi kejadian,” katanya.

Kapolsek menyampaikan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Potowaiburu Mimika Barat Jauh, dan Brimob akan melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya yakni Edi Priyanto, seorang karyawan PT Mak.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan laut ini terjadi pada Rabu 31 Juli 2024 di Perairan Ararau, Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh, Mimika, Papua Tengah sekitar pukul 13.00 WIT.

Berdasarkan laporan, perahu yang berpenumpang 13 orang dan mengangkut barang-barang milik perusahan PT MAK itu bertolak dari Poumako Timika menuju Potowaiburu pada pukul 06.00 WIT.

Baca Juga :  Tim PPLPD Kabupaten Mimika Terbang ke Jakarta Ikut Kompetisi FJL 2025

Perahu itu terbalik usai dihantam ombak saat hendak berbelok arah ke titik aman di dalam muara.

Atas kejadian itu para penumpang pun terpencar. 8 orang kemudian ditemukan selamat, 3 orang meninggal dunia, dan 2 orang dinyatakan hilang.

Kapolsek Mimika Barat Jauh, Ipda Yani, akhirnya melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Rabu sore.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT