Jenazah Pilot Selandia Baru Akan Diterbangkan ke Jakarta

Endy Langobelen

Rabu, 7 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah pilot Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, tiba di Kargo Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Jenazah pilot Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, tiba di Kargo Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Jenazah Glen Malcolm Conning, pilot Selandia Baru yang tewas dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), telah dibawa ke bagian kargo Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah, Rabu (7/8/2024).

Pantauan Galeripapua.com, jenazah yang diangkut menggunakan mobil ambulans itu tiba sekitar pukul 09.50 WIT dan langsung dimasukan ke dalam kargo.

Manajer Operasional PT Intan Angkasa Air Service, Andriana Mahmud, menjelaskan jenazah pilot akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda melalui Sentani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, dari Timika ke Sentani, lalu ke Jakarta. Sampai di Jakarta, nanti dari Jakarta yang mengurus semua pengirimannya ke New Zealand,” terang Andriana saat ditemui di Kargo Bandara Mozes Kilangin.

“Untuk pengurusan jenazah itu tidak bisa pribadi kalau ke luar negeri, harus ada pihak ketiga seperti perusahaan yang mengurusnya. Nanti Kedutaan Besar juga bakal turun tangan karena dokumentasi kan harus dari Kedutaan Besar,” imbuhnya.

Baca Juga :  Evakuasi Pilot Selandia Baru, Tim Gabungan Diberangkatkan ke Alama

Andriana menyebut, pihaknya pun akan turut mendampingi jenazah selama pengiriman berlangsung.

“Tapi ini belum tahu berangkat jam berapa, hari ini atau besok, belum tahu. Saya belum tahu juga berapa orang yang dampingi, tapi yang pasti ada,” tuturnya.

Sementara itu, perihal helikopter yang masih berada di Distrik Alama, Andriana mengatakan akan diurus setelah proses pengiriman jenazah selesai.

“(Evakuasi helikopter) itu belum. Kami sekarang masih fokus ke jenazahnya dulu. Nanti setelah itu, baru kami bicarakan. Ini kan hanya masalah barang saja. Helinya juga kelihatan masih utuh,” katanya.

Lebih lanjut Andriana menyampaikan bahwa pilot Glen Malcolm Conning telah bertugas melayani masyarakat di Papua sejak tahun 2016.

“Dia kan baru kembali cuti, kurang lebih ada satu tahun baru kejadian ini. Tapi kalau tugas di Timika dia sudah dari tahun 2021. Kalau pelayanan untuk Papua secara keseluruhan dari 2016,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Evakuasi Jenazah Korban Penembakan KKB di Asmat

Saat ditanya terkait bagaimana pelayanan ke depan setelah peristiwa ini, Andriana menyatakan pihaknya belum bisa memastikan.

“Tergantung ya, kalau dari kebutuhan masyarakat memang ada tapi balik lagi tergantung masalah keamanan semuanya. Jadi, kami nggak bisa menentukan kapan mulai memberikan pelayanan lagi, kami belum tahu,” kata Andriana.

Dikatakan bahwa selama ini, pelayanan yang dilaksanakan oleh PT Intan Angkasa Air Service tidak pernah mendapat gangguan keamanan.

“Sudah satu tahun ini tidak ada masalah kami bolak-balik Alama, itu kan ada bikin Puskesmas baru, terus antar bantuan. Sejauh ini, tidak ada masalah, baru kali ini,” ungkapnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT