Penembakan di Puncak Jaya, Satu Anggota TNI Gugur

Endy Langobelen

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan oleh KKB. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi penembakan oleh KKB. (Foto: Istimewa)

PUNCAK JAYA – Penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) kembali terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, pada Kamis (15/8/2024).

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, penembakan terjadi menjelang malam di Lapangan Sport Center, Kota Baru, Mulia.

Dalam peristiwa tersebut, seorang anggota TNI dilaporkan terkena tembakan dan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum ditembak, korban saat itu diketahui sedang melaksanakan pengamanan terhadap Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jenifer Darling Tabuni, yang ikut menghadiri acara peluncuran tahapan Pilkada serentak bupati dan wakil bupati Puncak Jaya di Lapangan Sport Center.

Baca Juga :  Jurnalis Perempuan Mimika Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati

Kabar mengenai penembakan ini dibenarkan oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno.

“Iya benar. Korbannya anggota TNI. Silakan ditanyakan ke Dandim atau Pen Kodam atau Pen Kogabwilhan ya,” ujar Bayu singkat saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Kamis malam.

Senada, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, pun mengatakan hal yang sama.

Baca Juga :  35 Anggota DPRD Mimika Periode 2024-2029 Dilantik Hari Ini

“(Korban) anggota TNI. Berkenan konfirmasi ke Kapendam ya,” jawab Benny melalui pesan WhatsApp.

Benny juga menyebutkan bahwa situasi kamtibmas di Puncak Jaya masih tergolong kondusif.

“Situasi masih kondusif aman,” tuturnya.

Galeripapua.com telah berupaya mengonfirmasi Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, dan Kapenkogabwilhan III, Kolonel Inf Winaryo, melalui pesan WhatsApp.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum juga memberikan jawaban.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT