Bentrok Pilkada Puncak Jaya: 12 Orang Meninggal, 91 Terluka, Ratusan Rumah Dibakar

Endy Langobelen

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat berupaya meredam bentrok Pilkada di Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Aparat berupaya meredam bentrok Pilkada di Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

PUNCAK JAYA – Bentrok antar pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, meninggalkan duka yang mendalam.

Dari awal peristiwa bentrok, sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025, tercatat belasan nyawa hilang, puluhan orang luka-luka, dan ratusan rumah hangus dilahap api.

Hal itu disampaikan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, dalam siaran pers yang diterbitkan pada Selasa (8/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bentrokan terjadi antara massa pendukung Paslon 01 dan Paslon 02. Dari hasil pendataan Puskesmas Mulia, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang. 8 di antaranya berasal dari kubu Paslon 01,” ujar Yusuf.

Baca Juga :  Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken

“Selain itu, sebanyak 91 orang mengalami luka-luka yang mayoritas akibat terkena panah. Kerugian material juga sangat signifikan, dengan total 201 bangunan terbakar,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata Yusuf, terdapat salah satu korban yang meninggal dunia akibat terkena tembakan senjata api oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang memanfaatkan situasi politik di tengah pelaksanaan Pilkada.

Sementara itu, 700-an warga masyarakat pun telah meninggalkan rumahnya dan mengamankan diri ke Polres Puncak Jaya dan Sekolah Alkitab.

“Satgas Ops Damai Cartenz telah melakukan upaya memberikan makanan dan pelayanan kesehatan kepada 700 warga yang mengamankan diri,” kata Yusuf.

Baca Juga :  MP Kembalikan Uang Korupsi Jembatan Agimuga, Kajari: Proses Hukum Tetap Berjalan

Perlu diketahui, sebelumnya Satgas Ops Damai Cartenz telah berhasil membongkar jaringan pemasok senjata api dan amunisi untuk KKB di Puncak Jaya. Jaringan ini beroperasi lintas provinsi.

“Dengan keberhasilan tersebut, kami dapat meredam kerugian yang lebih besar. Apabila pemasokan senjata api tersebut tidak terungkap, ada kemungkinan jumlah korban akan lebih banyak,” tuturnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada aparat. Jangan sebarkan hoaks atau informasi yang belum terverifikasi. Kami jamin aparat akan bertindak profesional dan tuntas dalam mengusut kasus ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam
Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap
LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika
Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku
Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan
Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken
TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo
OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:37 WIT

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIT

Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15 WIT

LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:35 WIT

Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:23 WIT

Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT