Festival Budaya Toraja–Moii di Sorong Dorong UMKM Lokal, Ditutup dengan Perayaan Natal

Jeri P. Degei

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Budaya dan Kuliner Toraja–Moii yang digelar di Gedung Tongkonan Toraya, Jalan Malibela, Distrik Sorong Timur. (Foto: Galeri Papua/Jeri P. Degei)

Festival Budaya dan Kuliner Toraja–Moii yang digelar di Gedung Tongkonan Toraya, Jalan Malibela, Distrik Sorong Timur. (Foto: Galeri Papua/Jeri P. Degei)

SORONG — Festival Budaya dan Kuliner Toraja–Moii yang digelar di Gedung Tongkonan Toraya, Jalan Malibela, Distrik Sorong Timur, menjadi ruang kolaborasi baru bagi para pelaku UMKM di Kota Sorong.

Acara yang berlangsung 3–5 Desember 2024 ini menghadirkan aneka kuliner, pertunjukan budaya, serta produk kerajinan dari masyarakat Toraja, Moii, dan UMKM lokal lainnya.

Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Sorong, Pdt. Yohanis Sattu, S.Th, M.A., MMis, mengatakan kegiatan ini lahir dari semangat untuk memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas komunitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat Toraja secara aktif mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mereka masyarakat Moii Sorong, dan lebih khususnya Toraja di Kota Sorong, Papua Barat Daya,” jelas Sattu.

Baca Juga :  Tolak Sawit, Masyarakat Adat Klagilit Maburu Usir Utusan Perusahaan di Sorong

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut tercermin dalam berbagai inisiatif untuk mempromosikan produk lokal, terutama yang terkait sektor budaya dan pariwisata.

Menurutnya, kolaborasi yang terjalin dalam festival ini menjadi ruang berbagi dan saling menguatkan antar pelaku usaha.

“Saling mendorong satu dengan yang lain sehingga dalam sepanjang tahun ini, ada berkat-berkat yang kita dapati kita bisa berbagi bagi mereka yang sedang berupaya untuk mengembangkan diri melalui usaha-usaha,” ujarnya.

Festival yang memasuki hari kedua pada Rabu (4/12/2025) itu dirangkai dengan pameran produk UMKM dan kegiatan budaya. Acara akan ditutup pada 5 Desember bersamaan dengan perayaan Natal bersama komunitas Toraja dan Moii.

Baca Juga :  Koalisi HAM Papua Desak Pertanggungjawaban Konflik Sorong akibat Pemindahan Tapol

Selain memperkuat sektor budaya, kegiatan ini juga menempatkan UMKM sebagai bagian dari potensi besar Kota Sorong.

Wilayah ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil migas, memiliki potensi perikanan yang melimpah, serta komoditas unggulan lainnya seperti sagu dan udang, terutama dari wilayah Sorong Selatan.

Menutup sambutannya, Pdt. Yohanis menegaskan bahwa perayaan Natal bersama pada penghujung festival menjadi simbol persatuan seluruh masyarakat Toraja di Kota Sorong.

“Bersama Kota Sorong dari sudut masyarakat Toraja kita tidak bernatal dalam kerukunan ataupun rayon-rayon tapi kita semua terhimpun di sini untuk bernatal bersama… Bapak sebagai apa begitu,” tutup Pdt. Yohanis.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

36 Perusahaan Buka Lowongan di Job Fair Papua
KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day
Event TIFA Cetak Prestasi Nasional, Raih Piagam Kekayaan Intelektual dari Kemenkum
Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026
Duta Bahasa Papua Gaungkan Bahasa sebagai Jembatan Peradaban
Festival Ramadan IPMB Season 3 Semarak di Mimika, 160 Peserta Ikuti Berbagai Lomba Islami
HPN 2026: Presiden Prabowo Soroti Tantangan AI dan Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Lomba Tari Antarsekolah Warnai Dies Natalis ke-20 Yayasan Pendidikan Katolik Santa Maria

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:24 WIT

36 Perusahaan Buka Lowongan di Job Fair Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Jumat, 24 April 2026 - 21:56 WIT

Event TIFA Cetak Prestasi Nasional, Raih Piagam Kekayaan Intelektual dari Kemenkum

Minggu, 12 April 2026 - 06:01 WIT

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 April 2026 - 06:00 WIT

Duta Bahasa Papua Gaungkan Bahasa sebagai Jembatan Peradaban

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT