Samuel Yogi: Festival TIFA Dorong Pertumbuhan UMKM dan Promosi Budaya Papua

Kevin Kurni

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Samuel Yogi, saat mengunjungi salah satu stand yang ada di Timika Inside Festival of Art, di halaman gedung Eme Neme Yauware, Timika, Kamis (2/7/26). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Samuel Yogi, saat mengunjungi salah satu stand yang ada di Timika Inside Festival of Art, di halaman gedung Eme Neme Yauware, Timika, Kamis (2/7/26). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menunjukkan dukungannya terhadap pelaku usaha lokal dengan memborong sejumlah produk UMKM yang dipamerkan dalam ajang Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026 yang berlokasi di Halaman Gedung Eme Neme Yauware.

Usai kunjungannya ke setiap stan pameran, Samuel mengatakan TIFA bukan sekadar ajang seni dan budaya, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Papua Tengah.

Samuel mengapresiasi panitia penyelenggara yang dinilai konsisten menghadirkan TIFA sejak pertama kali digelar pada 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, festival tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.

“Saya merasa terima kasih kepada Ketua dan Ketua Panitia, untuk kegiatan ini. Kegiatan TIFA didirikan pada tahun 2019, ini menandakan bahwa kami pemerintah harus serius untuk melihat ini. Apalagi TIFA sebagai salah satunya untuk mengangkat martabat dan harga diri, lebih khususnya untuk wilayah Indonesia Timur dan di Papua,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Samuel Yogi, saat bertemu awak media usai berkunjung ke beberapa stand, Kamis (2/7/26) sore.

Baca Juga :  Ciptakan Industri Kreatif, Gigs Perdana Timika Creative Hub Hadirkan Muria Mardika

Ia menilai TIFA telah menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan seni, budaya, tari, hingga hasil karya ukiran khas Papua, sekaligus mengangkat harkat dan martabat masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Samuel berharap festival tersebut terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah, baik Kabupaten Mimika maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Bahkan, pihaknya telah mengusulkan agar Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Tengah memasukkan TIFA sebagai program rutin daerah.

“Papua Tengah butuh hiburan. Papua Tengah butuh untuk mengangkat budaya-budaya, salah satunya adalah masyarakat setempat melalui kegiatan ini kita bisa untuk berkembang, kita bisa untuk maju dan kita bisa memajukan daerah,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mimika siap mendukung penyelenggaraan TIFA maupun kegiatan serupa yang berdampak pada pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya.

Menurut Samuel, dampak ekonomi dari penyelenggaraan TIFA sudah mulai dirasakan sejak hari pertama. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah membeli beberapa produk UMKM pada pembukaan Festival tersebut.

Baca Juga :  Freeport Indonesia Apresiasi 25 Tahun RSMM Melayani Masyarakat Mimika

“Pembukaan ini saja untuk kami sudah bisa borong untuk sekitar Rp10 juta sudah keluar dalam kegiatan festival untuk hari pertama. Belum lagi yang hari ke-2, belum lagi yang hari ke-3,” ungkapnya.

Samuel juga mengungkapkan, berdasarkan pengalaman penyelenggaraan tahun sebelumnya, sejumlah pelaku UMKM mampu meraih omzet hingga Rp5 juta sampai Rp6 juta selama tiga hari pelaksanaan festival.

Selain diikuti pelaku UMKM dari Mimika, TIFA 2026 juga menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Papua, di antaranya Merauke, Biak, Puncak, Deiyai, dan Nabire.

Ia optimistis kehadiran peserta dari berbagai kabupaten akan semakin memperkuat promosi budaya sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM Papua.

Penyelenggaraan TIFA diharapkan terus ditingkatkan melalui dukungan seluruh pemangku kepentingan. Selain menjadi wadah pelestarian seni dan budaya Papua, festival ini juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dengan membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM serta meningkatkan omzet penjualan selama pelaksanaan kegiatan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Seni TIFA Tutup, Pemkab Mimika Janji Lanjutkan Dukungan
Duta TIFA 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Wajah Promosi Seni, Budaya, dan UMKM Papua Tengah
TIFA 2026 Terima Sertifikat KEN, Bukti Festival Seni Mimika Kembali Diakui Secara Nasional
Deiyai Juara Umum TIFA 2026, Budaya Asli dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik
Brand Ticha Juara 1 TIFA 2026 Lewat Inovasi Fashion Khas Papua Tengah
Hujan Tak Redam Semangat, TIFA 2026 Resmi Dibuka di Mimika
Ribuan Warga Padati Konser Rima Kebangsaan di Timika, GOG Juara Lomba Hip-Hop Rap
Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:56 WIT

Festival Seni TIFA Tutup, Pemkab Mimika Janji Lanjutkan Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:56 WIT

Duta TIFA 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Wajah Promosi Seni, Budaya, dan UMKM Papua Tengah

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:40 WIT

TIFA 2026 Terima Sertifikat KEN, Bukti Festival Seni Mimika Kembali Diakui Secara Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:07 WIT

Deiyai Juara Umum TIFA 2026, Budaya Asli dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:20 WIT

Brand Ticha Juara 1 TIFA 2026 Lewat Inovasi Fashion Khas Papua Tengah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT