Kapal Nelayan Disambar Petir: 12 Orang Selamat, Kapten dalam Pencarian

Endy Langobelen

Minggu, 4 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Api melahap kapal nelayan KM Bayu Sentosa 03 usai disambar petir di Perairan Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (4/2/2024). (Foto: Istimewa)

Api melahap kapal nelayan KM Bayu Sentosa 03 usai disambar petir di Perairan Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (4/2/2024). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Sebuah kapal nelayan, KM Bayu Sentosa 03, dikabarkan terbakar akibat disambar petir, di Perairan Amar, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (4/2/2024).

Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Charles Y. Batlajery, menjelaskan bahwa informasi insiden tersebut dilaporkan oleh salah satu agen KM Sentosa 04, Rizal, via telepon seluler.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika pada minggu siang (4/2) menerima informasi dari Bapak Rizal bahwa pada minggu dini hari pukul 4.00 WIT, KM Bayu Sentosa 03, POB 13 orang, terbakar setelah tersambar petir saat mencari ikan di sekitar Perairan Amar, Timika,” ujar Charles kepada IDN Times melalui keterangan tertulis, Minggu Sore.

Charles menyampaikan, dalam peristiwa tersebut, 12 orang berhasil selamat setelah ditolong oleh KM Bahtera Nuh yang pada saat itu berada di sekitar lokasi kejadian. Kedua belas korban itu pun telah dievakuasi menuju Dobo, Kepulauan Aru.

Baca Juga :  Aktivis dan Tokoh Perempuan Tolak Keputusan Pansel DPRK Otsus di Mimika

“Sementara Kapten Kapal atas nama Tjeng Beng atau Cham Thao (laki-laki/48 Tahun) hingga laporan diterima oleh petugas jaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Charles menyebut, pihaknya juga telah memberangkatkan tim SAR menggunakan RBB 600 PK menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban kapten kapal.

“Sampai dengan saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT