Kepala Bapanas Hadiri Gerakan Pangan Murah di Mimika

Ahmad

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat saat mengantri di tenda Perum Bulog KCP Timika untuk berburu beras. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Masyarakat saat mengantri di tenda Perum Bulog KCP Timika untuk berburu beras. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di lokasi Eks Pasar Swadaya (Pasar Lama), Mimika, Papua Tengah, Kamis (23/11/2023) turut dihadiri Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi.

Pantauan Galeripapua.com, Kepala Bapanas bersama rombongan tiba di lokasi didampingi langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Petrus Yulius Koga, dan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Mimika, Willem Naa.

Dalam kunjungan itu, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa kehadirannya bersama jajaran Bapanas dalam rangka memastikan stok beras untuk Mimika terpenuhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelumnya saya 10 tahun lalu memang tinggal di Timika sehingga saya bisa sangat merasakan teman-teman, saudara-saudara kita yang ada di sini sangat memerlukan bahan pokok,” ungkap Arif.

Arief melanjutkan, dengan demikian, khusus untuk Perum Bulog KCP Timika ditugaskan agar ketersediaan stok beras tidak boleh kurang dari 1.000 ton.

“Saya mau pastikan produk-produk seperti beras ini GPM-nya harus ada terus, sepanjang tahun gak boleh kurang,” tandasnya.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Dinas PUPR Mimika Buka Puasa Bersama Wartawan

Arief juga memberikan apresiasi serta penghormatan yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Mimika karena sangat konsisten menggelar GPM.

Kata dia, Mimika merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sangat aktif melaksanakan kegiatan GPM.

Sementara Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setda Kabupaten Mimika, Willem Naa dalam sambutannya menyampaikan, GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan laju inflasi.

Selain itu, juga untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan juga memberikan harga pangan yang lebih terjangkau kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Willem mengatakan, dengan menggandeng distributor-distributor di Kabupaten Mimika, mulai dari telur, daging, ayam, gula, minyak goreng, bawang, sayur-sayuran hingga beras, barang-barang yang dijual sangat murah di bawah harga pasar.

“Saya berharap dengan GPM hari ini dapat membantu meredam kesulitan masyarakat terhadap lonjakan harga yang sampai hari ini masih tinggi,” harapnya.

Lebih lanjut seperti biasanya, kegiatan yang satu ini selalu ramai diserbu warga yang berburu bahan makanan pokok dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga :  BPBD Mimika Sosialisasikan KIE Rawan Bencana di Distrik Amar

Meski sering berdesak-desakan dan berpanas-panasan di bawah terik matahari, namun warga tetap antusias dan bersemangat mengikuti GPM.

Ani, seorang warga, mengungkapkan dirinya sangat bersyukur karena GPM kini dilaksanakan secara berkala setiap minggunya sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau.

“Alhamdulillah ya, kalau setiap tahun kayak begini apalagi setiap bulan dilaksanakan 2 kali seminggu, itu masyarakat bisa dapat harga yang lebih murah, apalagi ini menjelang Natal dan Tahun Baru, harga barang pasti mahal di pasar,” ungkapnya.

Beberapa warga lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Terlebih dengan carut-marut inflasi di Mimika yang terus meningkat, yang disebabkan oleh harga beberapa komoditas yang terus merangkak naik setiap minggunya.

“Contohnya kayak cabe saja itu sering naik harga, kita bawa uang Rp100 ribu ke pasar untuk belanja bahan makanan saja itu belum cukup,” ujar Nanda, salah seorang warga lainnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT