MIMIKA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Timika akan memfasilitasi warga binaan lapas untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C.
Yopie Romhadi selaku Pelaksana Tugas Kasie Binaaan Nara Pidana dan Anak Didik pada Lapas Timika mengungkapkan program pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C merupakan yang perdana dilakukan Lapas Timika.
“Program ini merupakan pertama kalinya yang dilakukan oleh Lapas Timika bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kasih Yulius,” ujar Yopie pada Kamis (18/7/2024).
Ini, kata Yopie, dilakukan Lapas Timika agar warga binaan yang putus sekolah bisa mendapatkan ijazah kesetaraan paket.
“Jadi, mereka kita fasilitasi untuk bisa mendapatkan ijazah kesetaraan paket, dengan harapan ketika mereka keluar atau bebas mereka bisa menggunakan ijazah untuk bisa melamar pekerjaan, ditambah mereka sudah dibekali dengan pelatihan dalam rangka meningkatkan skil mereka. Dengan begitu, ketika mereka keluar, kita dapat memastikan mereka bisa diterima di tengah masyarakat,” kata Yopie.
Di tahun pertama pelaksanaan program pendidikan kesetaraan paket, Lapas Timika memfasilitasi setiap tingkatan hanya 10 sampai 15 orang.
“Untuk tahun ini, kita buka untuk 10 sampai 15 orang untuk setiap tingkatan paket A, paket B dan Paket C. Ini masih akan berlanjut di tahun- tahun yang akan datang. Jadi, mereka yang belum berkesempatan akan mengikuti di tahun berikutnya,” terang Yopie.










