Melawan saat Dikejar, 1 Anggota KKB Ditembak Mati di Nabire

Endy Langobelen

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basoka Lawiya (dalam lingkaran merah), anggota KKB yang ditembak mati di Nabire, Papua Tengah, Minggu (7/7/2024) sore. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024)

Basoka Lawiya (dalam lingkaran merah), anggota KKB yang ditembak mati di Nabire, Papua Tengah, Minggu (7/7/2024) sore. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024)

NABIRE – Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) Damai Cartenz 2024 menembak mati seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama Basoka Lawiya pada Minggu (7/7/2024) sore di Kampung Topo, Distrik Uwapa, Kabupeten Nabire, Papua Tengah.

Hal itu disampaikan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024, Kombespol Bayu Suseno, dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com Minggu malam.

Bayu menjelaskan, pihaknya dengan terpaksa melakukan tindakan tegas secara terukur kepada anggota KKB tersebut karena yang bersangkutan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Dia menerangkan, sekira pukul 17.55 WIT, pihaknya bersama personel Polres Nabire dan Polsek Topo sedang melaksanakan razia.

Pada saat itu juga, Basoka Lawiya terpantau melintas di sekitar Kampung Topo. Alhasil dilakukanlah pengejaran untuk kemudian ditangkap.

“Namun, yang bersangkutan melakukan perlawanan sehingga dengan terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur,” ujar Bayu.

Bayu menyebut, Basoka Lawiya merupakan salah satu anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya. Basoka Lawiya dipastikan kerap terlibat dalam sejumlah aksi kriminal di Kabupaten Intan Jaya dan Paniai.

Baca Juga :  HUT 78 RI, Pemerintah Distrik Jila dan Masyarakat Bakar Batu Bersama

“Yang bersangkutan beralamat di Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah,” ungkapnya.

Saat ini, kata Bayu, jenazah Basoka Lawiya masih dalam proses identifikasi di RSUD Nabire.

“Apabila proses identifikasi telah selesai, pihak keluarga yang berada di Nabire dapat mengambil jenazahnya di RSUD Nabire”, tuturnya.

Dengan adanya peristiwa ini, Bayu kembali menegaskan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan penindakan terhadap KKB yang menganggu stabilitas keamanan di Papua.

Pihaknya senantiasa akan melindungi masyarakat dari ancaman dan gangguan yang ditimbulkan oleh KKB.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT