Momen HUT Ke-57, PTFI Beri Layanan Kesehatan Mata Gratis bagi Warga Mimika

Endy Langobelen

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekerja sama dengan PERDAMI Wilayah Papua, PTFI dan Media Group melalui PT Pangan Sari Utama melakukan pemeriksaan katarak kepada masyarakat di Kampung Waa Banti yang berada di sekitar area operasi PTFI. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Bekerja sama dengan PERDAMI Wilayah Papua, PTFI dan Media Group melalui PT Pangan Sari Utama melakukan pemeriksaan katarak kepada masyarakat di Kampung Waa Banti yang berada di sekitar area operasi PTFI. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan pelayanan kesehatan mata gratis untuk masyarakat di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, yang berada di wilayah dataran tinggi PTFI, selama dua hari, Senin-Selasa (25-26/3/2024).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-57 PTFI yang bertemakan “Berkarya untuk Indonesia”.

Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan mata umum, tes buta warna, pemerikaan refraksi mata dan tekanan mata, pembagian kaca mata gratis, dan screening katarak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Claus Wamafma selaku Direktur & EVP Sustainable Developent PTFI mengatakan bahwa inisiatif ini bagian dari komitmen perusahaan menurunkan masalah kesehatan mata bagi masyarakat yang tinggal di sekitar area tambang sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Mimika melalui program mata sehat.

“Kami mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dan berkontribusi kepada masyarakat. Harapan kami aksi sosial ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung pemberdayaan kesehatan di Kabupaten Mimika melalui program mata sehat ini,” ujar Claus dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com pada Selasa (25/3/2024) malam.

Baca Juga :  Daud Kudiai Pandis yang Hilang Ditemukan dalam Keadaan Selamat

Untuk diketahui, kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro dan didukung oleh Media Group melalui PT. Pangan Sari Utama, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia.

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, terdapat 77 orang yang turut ikut memeriksakan diri.

Sebagai informasi, rangkaian layanan kesehatan mata gratis dengan slogan “Mataku Duniaku” ini selain di kampung Waa Banti, juga akan dilaksanakan pada 27-28 Maret di beberapa kampung lain di area Mapurujaya, Wangirja (SP 9), Utikini Baru (SP 12) Mioko, Aikawapuka, Wumuka, Kapiraya dan juga di Kota Timika.

Baca Juga :  ODGJ dan Penanganannya di Dinas Terkait, Ini Penjelasannya

Seorang pasien di Kampung Waa Banti Yesaya Dibitau (50) datang dengan masalah penyakit mata yang diderita sejak lama. Dia menceritakan, matanya pernah terkena serpihan kayu saat sedang berkebun.

“Setelah mendengar pengumuman di gereja tentang pemeriksaan, saya datang supaya saya bisa periksa mata dan bisa lihat lebih baik. Saya berterima kasih kepada Freeport Indonesia dan para dokter,” kata Yesaya.

Selain layanan kesehatan pemeriksaan mata gratis, PTFI bersama para mitra juga akan mengadakan operasi katarak gratis untuk masyarakat yang memerlukan operasi katarak berdasarkan hasil screening katarak.

Operasi katarak akan dilakukan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat pada puncak kegiatan Bakti Sosial ini pada 5 April mendatang.

“Semoga layanan kesehatan mata gratis ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Claus.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day
Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat
Event TIFA Cetak Prestasi Nasional, Raih Piagam Kekayaan Intelektual dari Kemenkum
Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 25 April 2026 - 15:17 WIT

Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 21:56 WIT

Event TIFA Cetak Prestasi Nasional, Raih Piagam Kekayaan Intelektual dari Kemenkum

Jumat, 24 April 2026 - 19:31 WIT

Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT