Pelatihan Otsus Ditutup, 528 Pencaker OAP Mimika Dibekali Kompetensi dan Modal Usaha

Ahmad

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret para peserta pelatihan berdasarkan unit kompetensi yang sedang mengikuti seremoni penutupan kegiatan di Gedung Tongkonan Timika, Jumat (19/12/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Potret para peserta pelatihan berdasarkan unit kompetensi yang sedang mengikuti seremoni penutupan kegiatan di Gedung Tongkonan Timika, Jumat (19/12/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Mimika resmi menutup Kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi bagi pencari kerja (pencaker), Jumat (19/12/2025), setelah berlangsung sejak Agustus 2025.

Program peningkatan kompetensi ini dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2025 dan diikuti oleh 528 peserta, khusus bagi pencaker Orang Asli Papua (OAP) dan mereka yang lahir besar di Timika (Labeti).

Selama tiga bulan, para peserta ditempa melalui sembilan subbidang pelatihan, yakni Satpam, Operator Alat Berat, Mekanik Alat Berat, Welder, Kelistrikan, Barista, Cetak Batako, Multimedia, dan K3. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan ketatnya persaingan dunia kerja di Kabupaten Mimika.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kabupaten Mimika, Humpri Taihuttu, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan pencaker yang kompeten dan siap pakai.

“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih kepada para perusahaan yang telah bekerja sama melatih para peserta pelatihan,” katanya.

“Mari kita bersama-sama berkomitmen membangun kabupaten kita tercinta ini,” ujar Humpri menambahkan.

Tidak hanya fokus pada penempatan kerja, Disnakertrans juga membekali peserta dengan peralatan kewirausahaan, seperti perangkat multimedia, peralatan barista, serta alat cetak batako.

Bahkan, seluruh peserta yang menyelesaikan pelatihan dengan baik turut menerima bantuan modal usaha sebagai stimulus kemandirian ekonomi.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, yang menutup kegiatan tersebut menilai persoalan utama pencaker, baik di Indonesia maupun Mimika, adalah ketidaksiapan memasuki dunia kerja.

Baca Juga :  Pj Gubernur Papua Tengah Tekankan Netralitas ASN dalam Pemilu 2024

Menurutnya, ketidaksesuaian kompetensi pencaker dengan standar kebutuhan industri masih menjadi tantangan besar yang harus dijawab melalui intervensi pemerintah.

“Dengan menggunakan metode pelatihan poemberian teori, praktek lapangan dengan menggunakan alat-alat perusahaan yang tersedia dan metode lainnya yang dianggap penting diharapkan dapat meningkatkan kualitas anak-anak kita untuk dapat bersaing di dunia kerja,” tutur Abraham.

Ia berharap, kompetensi yang diperoleh dari sembilan subbidang pelatihan tersebut dapat dimanfaatkan peserta saat bekerja di berbagai perusahaan di Mimika, bahkan menjadi bekal untuk berwirausaha secara mandiri.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menekan angka pengangguran serta memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT