Pemkab Puncak Bakal Koordinasi dengan Pemprov untuk Pengisian Gudang Logistik

Ahmad

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Puncak, Nenu Tabuni saat ditemui wartawan di Swiss-Bellin Hotel Timika, Kamis (16/1/2025). (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Penjabat Bupati Puncak, Nenu Tabuni saat ditemui wartawan di Swiss-Bellin Hotel Timika, Kamis (16/1/2025). (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

PUNCAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terkait pengisian gudang logistik di Distrik Agandugume.

Seperti diketahui, Gudang Logistik di Distrik Agandugume telah diresmikan dan diserahkan kepada Pemprov Papua Tengah pada Kamis (16/1/2025).

Penjabat (Pj) Bupati Puncak, Nenu Tabuni, menerangkan Pemkab Puncak sebelumnya telah melakukan pengisian gudang logistik di Distrik Agandugume dengan memasukkan beras bantuan dari Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapannas).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar di Januari 2025, kembali dilaksanakan pengisian ulang logistik jika ada stok yang tersedia.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Beri Hibah ke Kejari Mimika, Total Rp1 Miliar Lebih

Dengan begitu, ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti krisis pangan maka masyarakat setempat tidak kesulitan.

“Ketika terjadi apa-apa masyarakat tidak mengalami kesulitan,” ungkapnya saat ditemui di Swiss-Bellin Hotel, Jalan Cenderawasih, Timika, Papua Tengah, Kamis sore.

Menurut Nenu, gudang logistik yang dibangun di Sinak dan Agandugume merupakan aset yang luar biasa karena berdampak langsung terhadap masyarakat dalam mengantisipasi krisis pangan.

Baca Juga :  Kunjungi SMPN 9 Kwamki Narama, Prof. Warsito Tularkan Semangat Belajar ke Para Murid

Nenu menyebut saat ini, sudah ada pengamanan dari personel TNI yang berjaga di kawasan tersebut sekaligus melakukan pengamanan terhadap gudang logistik. Pengamanan dari TNI akan berlangsung hingga bulan Mei 2025 mendatang.

“Dari sisi keamanan jangan sampai kosong. Kami bersyukur karena dari 751 sudah ada 120 orang di lapangan,” katanya.

Nenu berharap, proses pengisian logistik di gudang yang menjadi lumbung pangan itu harus segera dilakukan.

Pemkab Puncak juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Papua Tengah terkait pembiayaan bagi aparat keamanan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis
Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport
Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data
Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah
Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan
Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
Disdukcapil Mimika Jemput Bola di Kawasan Pesisir Agimuga: 100 Persen Warga Dua Kampung Kini Kantongi Adminduk
Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Dukcapil Mimika Masuk Penilaian Zona Integritas Nasional

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:17 WIT

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:32 WIT

Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIT

Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:41 WIT

Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah

Senin, 29 Juni 2026 - 23:38 WIT

Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan

Berita Terbaru