Sebut TNI Lepaskan Bom, Pilot Susi Air yang Disandera OPM Kini Terancam

Endy Langobelen

Jumat, 12 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di antara pasukan TPNPB Kodap III Ndugama-Deragma pimpinan Egianus Kogoya. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di antara pasukan TPNPB Kodap III Ndugama-Deragma pimpinan Egianus Kogoya. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

NDUGA – Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada Jumat (12/4/2024) malam, merilis video Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, yang telah disandera selama setahun lebih oleh TPNPB Kodap III Ndugama-Deragma.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 43 detik itu, Kapten Philip meminta TNI agar menghentikan serangan dengan melepaskan bom menggunakan pesawat tempur.

Hal itu, kata dia, sangat membuat dirinya terancam, yang mana karena serangan tersebut, kini dirinya telah dibawa keluar dari tempat yang aman oleh pasukan TPNPB Kodap III Ndugama-Deragma pimpinan Egianus Kogoya.

“Tentara Indonesia lepas bom (saat) malam, pagi sekali masih gelap, pakai pesawat tempur lepas bom besar. Semua tanah habis,” ujar Kapten Philip yang dikawal oleh Egianus Kogoya serta pasukannya.

“Waktu dulu, saya di tempat aman. Tapi karena pesawat tempur lepas bom dimana-mana, tentara Papua mengambil saya lagi, putar-putar. Sudah tidak aman untuk saya,” imbuhnya.

Dia juga meminta tolong kepada negara asing untuk membantu mendesak Pemerintah Indonesia agar tidak melakukan penyerangan yang dapat membahayakan keselamatannya.

“Tolong jangan pakai pesawat tempur, jangan lepas bom besar, dan jangan kejar di hutan-hutan. Semua negara di luar, negara asing tolong bicara dengan Indonesia, jangan begitu,” pungkasnya.

Baca Juga :  460 Personel Polresta Siap Amankan TPS di Kota Jayapura

Kapten Philip di dalam video tersebut terlihat mengenakan topi rimba dan kaos hitam yang bergambar burung cenderawasih dan bendera bintang kejora.

Setahun lebih disandera sejak Februari 2023 lalu, tubuh Kapten Philip kini tampak begitu kurus. Rambut dan janggutnya pun telah memanjang serta lebat.

Galeripapua.com telah berupaya mengonfirmasi kepada pihak TNI melalui Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa. Namun, hingga berita ini dinaikkan, konfirmasi tersebut belum juga direspons.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Berita Terbaru