Polisi Tangkap Dokumentator KKB, Penembakan Brimob Nabire Terkuak

Endy Langobelen

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Siprianus Weya, anggota KKB pimpinan Aibon Kogoya alias Daniel Kogoya. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Siprianus Weya, anggota KKB pimpinan Aibon Kogoya alias Daniel Kogoya. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

NABIRE – Satu per satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali masuk jerat hukum. Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap Siprianus Weya, anggota KKB pimpinan Aibon Kogoya alias Daniel Kogoya, di Polsek Topo, Kabupaten Nabire, Rabu (20/82025) sekitar pukul 17.55 WIT.

Penangkapan ini tak berdiri sendiri. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan keterlibatan Siprianus dalam insiden berdarah di KM 128, Distrik Siriwo, Nabire, pada 13 Agustus lalu.

Dalam peristiwa itu, dua personel Brimob—Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki—tewas ditembak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siprianus Weya berperan sebagai dokumentator aksi KKB Aibon Kogoya dalam insiden penembakan di KM 128 Distrik Siriwo pada 13 Agustus 2025,” kata Faizal, dalam siaran pers, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga :  Helikopter PK-IWS Ditemukan Jatuh di Dekat Jila, Evakuasi Dilanjutkan Besok Pagi

“Video pernyataan sikap kelompok tersebut direkam menggunakan ponsel yang kini sudah diamankan sebagai barang bukti, sebelum kemudian dikirim ke Yosua Waker melalui aplikasi WhatsApp,” imbuhnya.

Selain Siprianus, Satgas mengamankan lima orang lain: Jemi Mirip, Botanus Agimbau, Meinus Mirip, Yupinus Weya, dan Melianus Mirip.

Polisi juga menyita jaket, noken, telepon genggam, dan sejumlah barang pribadi lainnya.

Hasil pemeriksaan mengungkap peran Siprianus lebih jauh. Ia disebut bagian dari “tim media” KKB Kodap III D Dulla, yang selama ini beroperasi di wilayah Intan Jaya hingga Paniai.

“Ia juga terlibat dalam aksi penembakan yang menewaskan dua anggota Polri serta perampasan dua pucuk senjata api milik korban,” ujar Faizal.

Satgas Damai Cartenz menekankan operasi ini bukan semata memburu pelaku bersenjata, tetapi juga simpatisan dan jaringan pendukung, termasuk mereka yang berperan di balik layar—dari dokumentasi hingga penyebaran propaganda.

Baca Juga :  Tiga Kantor Pemerintahan Puncak Jaya Terbakar dalam Satu Malam

Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau warga Nabire tetap tenang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nabire untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu menyesatkan dan selalu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Percayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada Satgas Ops Damai Cartenz dan aparat kepolisian,” katanya.

Penangkapan ini sekaligus menandai kian mengerucutnya operasi kepolisian mengejar kelompok Aibon Kogoya.

Setelah aksi penembakan yang menewaskan dua anggota Brimob, aparat tampaknya berupaya mempersempit ruang gerak KKB, termasuk pada lini propaganda digital yang selama ini mereka manfaatkan untuk menggaungkan perlawanan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT