Seorang ABK KM Agung Berkah Bahari Hilang di Perairan Kokonao

Minggu, 23 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim sar gabungan berangkat ke lokasi pencat menggunakan RIB 400 PK milik Basarnas.

Tim sar gabungan berangkat ke lokasi pencat menggunakan RIB 400 PK milik Basarnas.

MIMIKA – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Agung Berkah Bahari O3 atas nama Sutrisno (35) dikabarkan hilang saat berlayar mencari ikan di perairan Kokonau, Mimika, Papua Tengah.

Melalui rilis yang diterima GaleriPapua.com, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George LM Randang, mengatakan kabar tersebut diperoleh dari Ahmad Afroni pada Minggu (23/10/2022) pagi pukul 06.00 WIT. Ahmad mengaku mendapatkan informasi itu dari Persatuan Nelayan di daerah Dobo

“Bahwa pada Kamis (20/10) pukul 22.30 WIT, ada salah seorang ABK KM Agung Berkah Bahari 03 A.n. Sutrisno (35 Thn/L) yang saat itu ikut serta berlayar mencari ikan di sekitar perairan Kokonao Timika diduga terjatuh dan hilang,” tulis rilis tersebut.

George menjelaskan bahwa menurut keterangan pelapor, pada Kamis malam itu, nahkoda dan kru kapal lainnya sedang melakukan absen dan pengecekan untuk persiapan pengangkatan jaring. Namun, saat dicek ternyata salah satu diantara mereka, yakni Sutrisno sudah tidak ada di atas kapal.

“Selanjutnya nahkoda dan kru kapal lainya berusaha mencari Sutrisno di setiap sudut ruangan kapal, namun tidak menemukanya. Setelah diperiksa kembali, ternyata didapati satu buah celana milik Sutrisno yang tergeletak di samping toilet yang posisinya di buritan kapal. Dicurigai Sutrisno terjatuh saat hendak buang air besar,” jelasnya.

Baca Juga :  Menyongsong Idul Fitri, Polsek Mimika Barat Bersama Bhayangkari Gelar Bakti Sosial

Setelah memastikan dan mendalami informasi tersebut ke pihak persatuan nelayan di daerah Dobo benar adanya, Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery pada Minggu pagi pukul 06.45 WIT memberangkatkan tim sar gabungan menggunakan RIB 400 PK milik Basarnas untuk melakukan pencarian.

Hingga berita ini dinaikkan, tim sar gabungan yang dibantu rekan-rekan nelayan menggunakan 4 kapal nelayan masih melakukan pencarian.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terbaru

Suasana workshop yang diselenggarakan oleh LMA Tsingwarop di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (25/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Organisasi

Kedaulatan Masyarakat Adat Tsingwarop di Tengah Arus Investasi

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:43 WIT

Suasana kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026 di Aula Kantor BPKAD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

BPKAD Mimika Dorong APBD Tak Berhenti pada Serapan Anggaran

Jumat, 25 Sep 2026 - 17:34 WIT