PUNCAK – Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di bawah Komando Operasi Habema TNI berhasil mengikrarkan tiga mantan anggota Kelompok TPNPB-OPM Kodap XXVIII/Sinak untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Prosesi Ikrar Setia NKRI digelar di Pos Agandugume Satgas Yonif 142/KJ, Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (19/1/2026).
Kegiatan tersebut disaksikan langsung aparat keamanan serta para tokoh masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiga eks anggota TPNPB-OPM tersebut adalah Kataw Kulua (26 tahun), Yaikinus Murib (23 tahun), dan Lois Murib (28 tahun).
Mereka bertiga diketahui berasal dari Kelompok Kalenak Murib dan sebelumnya terlibat dalam gangguan tembakan saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Distrik Sinak pada tahun 2025.
Dalam ikrar yang disampaikan secara terbuka, ketiganya menyatakan kesetiaan penuh kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis, serta berkomitmen mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan Papua, khususnya di Distrik Agandugume.
Berdasarkan siaran pers yang diterima Galeripapua.com, salah satu perwakilan eks OPM, Kataw Kulua, menegaskan bahwa keputusan kembali ke NKRI diambil atas kesadaran pribadi tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.
Katanya, ia menyadari bahwa kekerasan dan perpecahan tidak membawa dampak positif bagi masyarakat Papua.
Sementara itu, Danpos Agandugume Kapten Inf Muh Zandra, menegaskan bahwa ikrar setia ini diharapkan menjadi titik balik bagi para eks anggota TPNPB-OPM agar tidak kembali ke kelompok lama, melainkan menjadi teladan bagi masyarakat dan simpatisan lainnya.
“Kepada saudara-saudara kita yang pada hari ini telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh atau mengikuti kelompok TPNPB-OPM, serta melaporkan kepada Apkam setempat apabila mengetahui keberadaan simpatisan atau anggota TPNPB-OPM untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Distrik Agandugume yang diwakili Meinus Tabuni. Ia mengapresiasi langkah berani ketiga eks TPNPB-OPM dan berharap ikrar tersebut menjadi pemantik kesadaran bagi pihak lain yang masih berada di jalur separatisme.
Tokoh masyarakat berharap semakin banyak warga yang kembali ke NKRI sehingga Papua dapat tumbuh sebagai wilayah yang kondusif, aman, sejahtera, dan damai.
Dengan situasi yang stabil, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut dan trauma akibat ancaman kelompok bersenjata.










