Wanam Ditetapkan Jadi Pusat Cadangan Pangan Nasional, Dikawal Lintas Kementerian dan TNI

Endy Langobelen

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Menteri Pertahanan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pertanian, Wakil Panglima TNI, Kasum TNI, Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur, Direktur Utama PT Pindad, serta Kepala Badan Logistik dan Ketahanan Nasional (Kabaloghan). (Foto: Istimewa/Satgas Media Koops Habema)

Foto bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Menteri Pertahanan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pertanian, Wakil Panglima TNI, Kasum TNI, Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur, Direktur Utama PT Pindad, serta Kepala Badan Logistik dan Ketahanan Nasional (Kabaloghan). (Foto: Istimewa/Satgas Media Koops Habema)

MERAUKE – Pemerintah resmi menetapkan Wanam di Kabupaten Merauke sebagai salah satu lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan pusat cadangan pangan nasional.

Penetapan ini diperkuat dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional.

Hal itu disampaikan melalui siaran pers yang diterbitkan Dan Satgas Media Koops Habema, Rabu (27/8/2025) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan bahwa pada Selasa (26/8/2025), sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara melakukan kunjungan kerja ke kawasan Wanam sekaligus menggelar rapat terbatas yang dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Pangan.

Turut hadir di antaranya Menteri Pertahanan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pertanian, Wakil Panglima TNI, Kasum TNI, Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur, Direktur Utama PT Pindad, serta Kepala Badan Logistik dan Ketahanan Nasional (Kabaloghan).

Baca Juga :  Pj Bupati Mappi Letakan Batu Pertama Pembangunan Taman Doa Gua Maria di Kota Kepi

Sebagai tindak lanjut Inpres 14/2025, pemerintah membagi peran lintas kementerian. Kementerian Pertahanan bertugas mendukung pengamanan kawasan sekaligus mendorong pengembangan industri pertahanan bersama Pindad.

Kementerian Pekerjaan Umum menyusun pedoman pembangunan infrastruktur, sementara Kementerian Lingkungan Hidup mempercepat proses persetujuan lingkungan agar keberlanjutan tetap terjamin.

Adapun Kementerian Pertanian akan melakukan percepatan cetak sawah, penyediaan sarana produksi, hingga penanaman guna mendukung target swasembada pangan nasional.

Wanam diproyeksikan memiliki cetak sawah hingga 1 juta hektare dan dikembangkan sebagai kawasan satelit pangan yang terintegrasi dengan infrastruktur vital, seperti bandara, pelabuhan, dan jaringan irigasi.

Baca Juga :  Produksi Sampah Timika Capai 95 Ton per Hari, 6 Ton Tak Terangkut karena Keterbatasan Dana

Selain itu, pembangunan juga mencakup program biodiesel, penguatan industri pertahanan, serta pembangunan jalan penghubung Wanam–Boven Digoel sepanjang 130 kilometer.

Menko Pangan ditetapkan sebagai Ketua Otorita yang bertugas mengorkestrasi seluruh kementerian dan lembaga terkait.

Tujuannya adalah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi Republik Indonesia dengan menjamin cadangan pangan dan infrastruktur pendukung yang berkelanjutan.

Pengawalan pembangunan di Wanam juga melibatkan Satgas Merah Putih dari unsur TNI, dengan dukungan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.

Menteri Pertahanan menegaskan, pengembangan Wanam tidak hanya berfokus pada sektor pangan dan energi, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat kedaulatan negara.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG
Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:33 WIT

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Berita Terbaru

Polisi melakukan olah TKP peristiwa penembakan sopir truk tangki air di Yahukimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas ODC)

Peristiwa

Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Sopir Truk Air di Yahukimo

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:51 WIT

Rapat koordinasi Satgas MBG di Lantai 3 Gedung A Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (12/2/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:33 WIT