2 Anggota TNI dan 1 Warga Ditembak di Yahukimo Papua Pegunungan

Endy Langobelen

Selasa, 6 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga korban penembakan mendapat perawatan medis di RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Ketiga korban penembakan mendapat perawatan medis di RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

YAHUKIMO – Dua anggota TNI dan seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak setelah diserang oleh orang tak dikenal (OTK) di sekitaran Asrama Koramil, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan pada Senin (5/2/2024) malam.

Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, saat dikonfirmasi menyampaikan ketiga korban tersebut adalah Praka Septipno Aria Lewa (Babinsa Koramil Dekai), Sertu Ronaldo Sirelus Abi (Babinsa Koramil Dekai, dan Dominikus Naa (seorang pekerja swasta).

Berdasarkan keterangan singkat dari korban Sertu Ronaldo Sirelus Abi, Kapolres menjelaskan bahwa pada saat itu, para korban sedang duduk berkumpul bakar-bakar ayam di depan rumah salah satu anggota. Rumah tersebut diketahui berada di Jalan Siep Asso, tepatnya di samping Koramil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar pukul 20.30 WIT, mereka selesai makan bersama (bakar-bakar ayam) dan duduk di depan rumah. Setelah itu, pelaku berjumlah 2 orang menggunakan motor Vixion melewati arah depan rumah,” jelas Kapolres via pesan WhatsApp, Selasa (6/2/2024).

“Tidak lama kemudian motor tersebut kembali, berhenti di depan rumah dan langsung menembak secara rentetan ke arah korban yang sedang duduk-duduk di depan rumah. Setelah melihat kejadian tersebut, para korban langsung menyelamatkan diri mencari perlindungan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pilkada Puncak Jaya Ricuh: 94 Korban Luka Panah, 40 Rumah Dibakar

Akibat dari penyerangan itu, Praka Septipno Aria Lewa mengalami 2 luka rekoset pada tulang rusuk kanan dan tangan kanan.

Sertu Ronaldo Sirelus Abi mengalami luka tembak pada lutut sebelah kiri dan kanan. Sementara Dominikus Nana mengalami luka tembak pada bagian perut, bahu sebelah kiri, dan lutut sebelah kanan.

Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, melalui siaran persnya memastikan bahwa ketiga korban dalam keadaan selamat.

“Meskipun Ketiga korban mengalami luka-luka akibat tembakan, namun dipastikan selamat dan saat ini, sedang dirawat di RSUD Dekai untuk perawatan medis. Polisi telah memulai penyelidikan awal dengan memeriksa saksi-saksi dan akan segera melakukan olah TKP untuk mengidentifikasi pelaku,” ujar Benny.

Sebagai informasi, saat ini tim gabungan personel Polres Yahukimo, Brimob Kompi III Yon D Polda Papua, dan Brimob Satgas Damai Cartenz pun sedang berupaya melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Baca Juga :  Kapendam XVII/Cenderawasih Tanggapi Foto Prajurit TNI Arahkan Senjata ke Gereja

Di samping itu, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau yang biasa disebut aparat dengan sebutan kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyatakan bahwa TPNPB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak bertanggung jawab atas serangan tersebut.

“Dalam laporannya Panglima TPNPB Wilayah Pertahanan XVI Yahukimo, Bridgen Elkius Kobak, dan pasukannya mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan itu,” tutur Sebby dalam siaran pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB, Selasa (6/2/2204).

Berdasarkan laporan Elkius Kobak, Sebby menyampaikan pasukan TPNPB telah menembak 4 orang, yakni 3 anggota TNI dan seorang intel.

“Mereka juga sampaikan kepada publik secara nasional dan internasional bahwa perang pembebasan nasional Papua Barat oleh Pasukan TPNPB tidak akan berhenti. Perang lawan pendudukan ilegal militer Indonesia akan terus dilancarkan dan akan meningkat di tahun 2024 ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT