2 Anggota TNI Korban Penembakan KKB di Puncak Jaya Dievakuasi ke Mimika

Endy Langobelen

Senin, 18 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban anggota TNi, Serka Salim Lestaluh, saat dievakuasi ke RSUD Mimika, Timika, Papua Tengah, Senin (18/3/2024). (Foto: Istimewa)

Korban anggota TNi, Serka Salim Lestaluh, saat dievakuasi ke RSUD Mimika, Timika, Papua Tengah, Senin (18/3/2024). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Dua anggota TNI yang merupakan korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua Tengah, yakni almarhum Sertu Ismunandar (anggota Satgas Elang lV wilayah Puncak Jaya) dan korban selamat Serka Salim Lestaluhu telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Senin (18/3/2024).

Menurut sumber Galeripapua.com, pelaksanaan evakuasi dimulai pukul 06.30 WIT yang mana Hely Caracal HT 7202 diberangkatkan dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Distrik Mulia, Kabupaten Puncak. Kemudian 10 menit berikutnya diterbangkan lagi sebuah Heli Bell HA-5228 dengan tujuan yang sama.

Sementara sekitar pukul 08.18 waktu setempat, Helly Caracal HT 7202 yang membawa kedua korban dan Helly HA 5228 kembali mendarat di Heliped Lanud Yohanis Kapiyau, Timika dan selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di RSUD Mimika, Serka Salim (Korban Luka-luka) dievakuasi menuju Ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sedangkan jenazah almarhum Sertu Mar Ismunandar yang terkena tembakan di bagian kepala dibawa menuju ruang jenazah untuk proses pemulasaraan penyiapan peti jenasah.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Seorang Pengedar dan Tiga Pecandu Narkoba di Mimika

Direncanakan, jenazah Sertu Mar Ismunandar akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.00 WIT siang ini.

Hingga berita ini dinaikkan, Galeripapua.com sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak TNI melalui Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa.

Namun, IGN Suriastawa mengaku belum juga mendapatkan info terkait peristiwa penembakan maupun evakuasi korban.

“Saya cari-cari info belum dapat bro. Jangan sampai saya salah info bro,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Senin siang.

Diberitakan sebelumnya, Sertu Ismunandar dan Serka Salim Lestaluhu ditembak oleh KKB di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (17/3/2024).

Dalam peristiwa itu, Sertu Ismunandar dikabarkan meninggal dunia akibat tertembak pada kepala bagian belakang. Pada bagian punggung dan lutut sebelah kirinya pun didapati luka bacok.

Sementara Serka Salim yang dilaporkan selamat mengalami luka lecet pada lutut sebelah kanan dan keseleo engkel kaki sebelah kiri.

Baca Juga :  3 Warga Jadi Korban dalam Kericuhan di Pos Brimob Mimika

Insiden penembakan ini dibenarkan oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz (ODC) 2024, AKBP. Dr. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Minggu malam.

“(Benar) ada bang. Korbannya dari TNI, bukan dari ODC. Silakan ditanyakan ke Kogabwilhan atau Kapendam ya. Bukan kewenangan saya untuk publikasi,” ujar Bayu.

Di samping itu, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi yang menyatakan TPNPB Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, telah menembak mati satu anggota TNI.

“Yang satunya lagi mengalami luka tembak yang kritis. Dalam hal ini, TPNPB Lerilmayu Enembe dan Kalenak Murib bertanggung jawab,” tutur Sebby dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Minggu malam.

Sebby menjelaskan, peristiwa baku tembak antara TPNPB dan TNI berlangsung sejak siang hingga sore hari.

“Satu anggota TNI dilaporkan tewas dalam baku tembak tersebut dari Satgas Elang. Pihak TPNPB belum ada korban, tapi sedang baku tembak,” ungkap Sebby.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT