Kunjungi SATP, Gubernur Papua Tengah: Habis Gelap Terbitlah Terang

Ahmad

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley dan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat berfoto bersama siswa-siswi di SATP. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley dan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat berfoto bersama siswa-siswi di SATP. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa berkesempatan mengunjungi Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) dan meninjau langsung sarana dan prasarana yang ada di sekolah tersebut, Jumat (28/3/2025).

Dalam kunjungan ini, Meki Nawipa didampimgi Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dan juga Vice Precident Community Relations, PT Freeport Indonesia (PTFI), Engel Enoch beserta jajarannya.

Selain meninjau sarana dan prasarana, Meki dan rombongan juga menyempatkan diri menemui siswa-siswa SATP dan berdialog.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meki mengaku takjub melihat sarana dan prasarana serta fasilitas yang ditawarkan di SATP dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Orang Asli Papua (OAP).

Melihat potensi anak-anak OAP yang mengenyam ilmu di SATP, Meki percaya bahwa kelak akan lahir pemimpin-pemimpin Papua masa depan.

Meki juga menyebut, ini tak lepas dari peran serta PT Freeport Indonesia (PTFI) yang terus mendukung pendidikan bagi anak-anak OAP.

“Ini dibiayai langsung oleh Freeport dan masih konsisten sampai hari ini, Tuhan memberkati PTFI, Tuhan memberkati YPMAK (Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro),” ucap Meki.

Baca Juga :  Miris, ASN di Mimika Berpangkat Rendah Pimpin yang Lebih Tinggi

Tertarik dengan sistem pendidikan yang diterapkan di SATP, Meki pun berencana membangun sebuah sekolah di Nabire, Provinsi Papua Tengah dengan mengadopsi sistem yang ada di SATP.

Sekolah itu nantinya akan menampung anak-anak OAP dari 8 kabupaten yang ada di wilayah Papua Tengah.

“Kita bukan ahli pendidikan, tapi kita akan undang (beberapa sekolah dari seluruh Indonesia) dan mereka akan presentasi. Setelah mereka presentasi akan kita putuskan kita akan kerja sama dengan siapa,” ujarnya.

Kemudian, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam kesempatan itu mengatakan, ini merupakan suatu harapan yang baik bagi dunia pendidikan di tanah Papua khususnya di Papua Tengah.

Ia menilai bahwa dengan adanya kerja sama yang baik antar stakeholder baik pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan PTFI serta YPMAK dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tanah Papua, maka akan membawa perubahan besar.

“Ini cerah sekali dan saya melihat Pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur punya komitmen untuk membangun Papua beserta sumber daya manusia anak-anak putra daerah,” ucapnya.

Vice Precident Community Relations, PT Freeport Indonesia (PTFI), Engel Enoch mengatakan bahwa peluang kolaborasi dan kerja sama masih sangat terbuka.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting 2026

Dengan pemimpin daerah yang memiliki komitmen serta dedikasi yang sama dalam membangun pendidikan di tanah Papua maka jalan menuju masa depan Papua yang cerah semakin terbuka lebar.

“Kemudian kalau kita lihat juga sebenarnya target kita sama, masyarakat yang kita sasar juga sama semua tinggal bagaimana kita merapatkan kerja sama kita dalam tata kelola yang jauh lebih baik sehingga pendidikan di Papua Tengah ini bisa sama-sama kita capai,” tambahnya.

Engel menilai, saat ini Freeport dan pemerintah memiliki target dan sasaran yang sama. Kedua pihak hanya perlu merapatkan barisan untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam memajukan dunia pendidikan di tanah Papua.

“Tentunya kita harapkan pemerintah juga stabil ya dalam sistem pemerintahan, ini akan mendukung sekali semua program yang sudah direncanakan. Karena seperti yang Pak Gubernur sampaikan kemarin bahwa program kita sama,” kata Engel.

Engel pun mengapresiasi niat baik Gubernur Papua Tengah atas upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Papua Tengah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan
Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP
Babak 16 Besar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II Dimulai Hari Ini
PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa
Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen
Tim Reforma Agraria Dibentuk, Pemanfaatan Lahan di Mimika Didorong Lebih Produktif
Enam Poin Krusial Hasil Forum Strategis Papua: Dari Revisi PMK hingga Sekber
Kekakuan Administrasi Jakarta vs Realitas Papua: Tantangan Otsus di Mata Velix Wanggai

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:22 WIT

Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

Senin, 18 Mei 2026 - 11:16 WIT

Babak 16 Besar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II Dimulai Hari Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIT

PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:11 WIT

Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Berita Terbaru

Mahasiswa asal Kabupaten Mamberamo Raya bersama Anggota DPRK jalur Otonomi Khusus (Otsus) Maria Rofek berfoto di halaman Asrama Putri Mamberamo Raya di Kota Jayapura, Senin, 25 Mei 2026. Dalam kunjungan reses tersebut, mahasiswa meminta Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya segera merehabilitasi dan memfungsikan asrama yang terbengkalai sejak dibangun pada 2023. Galeripapua/ Ikbal Asra

Pendidikan

DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:02 WIT

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT