MIMIKA – Produksi sampah di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mencapai 95 ton per hari. Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika hanya mampu mengangkut sekitar 89 ton per hari.
Kepala DLH Mimika, Jefri Deda, mengatakan keterbatasan anggaran menjadi alasan utama tidak terangkutnya seluruh sampah harian.
“Jadi, sisa 6 ton itu tidak diangkut karena berada di luar jangkauan operasional kami. Itu di luar ketentuan dana yang tersedia,” kata Jefri saat ditemui wartawan, Rabu, 18 Juni 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, sampah yang tidak terangkut berasal dari beberapa wilayah terpencil di pinggiran kota, seperti Mapurujaya dan Poumako.
“Di Mapurujaya dan Poumako tidak bisa kami jangkau karena dananya memang tidak ada. Jadi, 6 ton itu terpaksa tidak bisa kami angkut,” ujarnya.
DLH Mimika berharap adanya penambahan anggaran untuk meningkatkan cakupan layanan pengangkutan sampah di wilayah tersebut.









