Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dua Brimob di Nabire, Satgas Damai Cartenz Peragakan 21 Adegan

Endy Langobelen

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dua personel Brimob Yon C Nabire, Brigpol M. Arif Maulana dan Briptu Nelson C. Runaki. Rekonstruksi berlangsung di Jalan Trans Nabire–Enarotali, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Selasa (26/8/2025). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dua personel Brimob Yon C Nabire, Brigpol M. Arif Maulana dan Briptu Nelson C. Runaki. Rekonstruksi berlangsung di Jalan Trans Nabire–Enarotali, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Selasa (26/8/2025). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

NABIRE — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dua personel Brimob Yon C Nabire, Brigpol M. Arif Maulana dan Briptu Nelson C. Runaki.

Rekonstruksi berlangsung di Jalan Trans Nabire–Enarotali, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Selasa (26/8/2025).

Sebanyak 21 adegan diperagakan untuk mengungkap secara detail peristiwa penembakan yang terjadi pada Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 08.45 WIT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dipimpin Kasatgas Tindak ODC, KBP Wahyu,dengan pengamanan ketat dari personel gabungan Satgas Gakkum, Satgas Tindak, dan Polres Nabire.

Salah satu tersangka, Suplianus Bagau alias Siprianus Weya alias Supli (31), turut dihadirkan untuk memperagakan perannya bersama sejumlah saksi.

Tiga Kelompok Pelaku

Berdasarkan rekonstruksi, aksi pembunuhan dipimpin oleh Aibon Kogoya dan dilakukan dengan pembagian tiga kelompok yakni kelompok pertama (YM, YW, KM) menembak Brigpol M. Arif Maulana di lokasi pertama.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Mimika Komitmen Tekan Angka Kecelakaan dengan Edukasi dan Patroli Berkala

Kemudian kelompok kedua (TG dan Suplianus Bagau) menembak Briptu Nelson C. Runaki di lokasi kedua. Selanjutnya kelompok ketiga (Aibon Kogoya dan HM) bertugas memantau situasi di sekitar lokasi pembangunan jalan dan alat berat excavator.

Usai penembakan, para pelaku merampas senjata api AK-101, AK-47, dan body vest milik korban. Mereka juga sempat membuat video pernyataan sikap di sebuah camp darurat yang direkam langsung oleh tersangka Suplianus Bagau.

Pengamanan Ketat

Rekonstruksi ini dijaga dengan pengerahan 15 kendaraan taktis, 24 pucuk senjata laras panjang, serta perlengkapan bodyvest dan helm tempur.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa rekonstruksi merupakan bagian penting dalam penyidikan untuk memperkuat alat bukti.

“Rekonstruksi ini dilakukan untuk memastikan peran masing-masing pelaku dan menguatkan alat bukti dalam kasus pembunuhan dua personel Brimob. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan transparan,” ujar Brigjen Pol. Faizal.

Baca Juga :  Kasus Curat di Jalan Leo Mamiri Naik ke Tahap II, Dua Pelaku Anak di Bawah Umur Segera Disidang

Ia juga menegaskan komitmen aparat dalam menjaga keamanan Papua.

“Kami berkomitmen menegakkan hukum dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Tidak ada tempat bagi kelompok bersenjata yang melakukan kekerasan di tanah Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut rekonstruksi berjalan lancar.

“Seluruh rangkaian giat berjalan aman, tertib, dan terkendali. Rekonstruksi ini akan menjadi bahan penting untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” jelas Kombes Pol. Adarma.

Lanjutan Proses Hukum

Usai rekonstruksi, tersangka Suplianus Bagau kembali diamankan ke Rutan Polres Nabire. Satgas Damai Cartenz bersama penyidik Polres Nabire kini mengebut pelengkapan berkas perkara.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung upaya penegakan hukum. Kami akan terus memburu pelaku lainnya yang masih buron,” pungkas Kombes Pol. Adarma.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT