Hadiri Peluncuran Program Jumat Bersih, Bupati Johannes; Distrik Wania Jadi Pionir

Ahmad

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob, meluncurkan program Clean Friday Distrik Wania yang ditandai dengan pemukulan tifa di halaman Kantor Distrik Wania, Jumat (29/8/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob, meluncurkan program Clean Friday Distrik Wania yang ditandai dengan pemukulan tifa di halaman Kantor Distrik Wania, Jumat (29/8/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meluncurkan program Jumat Bersih (Clean Friday) Distrik Wania di halaman kantor distrik, Jumat (29/8/2025) pagi.

Peluncuran program Jumat Bersih ini dilakukan Johannes Rettob ditandai dengan pemukulan tifa bersama Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, serta sejumlah tamu undangan yang hadir.

Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan menghadirkan kolaborasi lintas stakeholder, seperti sekolah-sekolah, Bhabinkamtibmas dari Polsek Mimika Baru, Babinsa dari Koramil Kota, Puskesmas Wania, serta Kader Malaria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, setiap kelurahan dan kampung di wilayah Distrik Wania akan mendapatkan giliran aksi bersih-bersih setiap hari Jumat pagi tersebut. Untuk tahap awal, pada peluncuran ini dimulai dari Kelurahan Wonosari Jaya.

“Jadi ini basic-nya Jumat Bersih tapi lebih advance (maju,red) karena kita kolaborasi lintas stakeholder. Jadi karena kolaborasi inilah yang membuat Jumat Bersih ini menjadi advance, sehingga kita bilang untuk pencanangan kita punya Smart District ini,” ucap Merlyn.

Merlyn mengatakan, ini merupakan upaya pemerintah distrik mengingat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama.

Baca Juga :  Dinas Perikanan Mimika Kembangkan SDM OAP Lewat Program Budidaya Ikan Air Tawar

Hal ini juga merupakan bagian dari upaya mengeliminasi malaria di wilayah Distrik Wania yang menjadi salah satu penyumbang kasus malaria tertinggi di Kabupaten Mimika. Eliminasi malaria di Distrik Wania ini diberi nama Gunting Malaria.

Merlyn berharap agar dengan diluncurkannya program ini, masyarakat dapat lebih sadar dan proaktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin setiap orang mengambil tanggung jawab dalam menjaga kebersihan. Program ini juga nantinya akan meningkatkan kesadaran masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” tutup Merlyn.

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam amanatnya mengatakan bahwa program ini seharusnya menjadi program yang dicanangkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan perhatian publik akan kebersihan lingkungan.

Namun, hal ini justru telah didahului oleh Pemerintah Distrik Wania. Oleh karea itu, ia pun mengapresiasi langkah tersebut. Menurut Johannes, Distrik Wania menjadi pionir program Jumat Bersih di Kabupaten Mimika.

“Program ini luar biasa dan menurut saya program ini yang seharusnya selama ini kita canangkan di seluruh Kabupaten Mimika. Tapi terima kasih kepada Distrik Wania yang telah menginisiasi dan memulainya dalam mendukung program pemerintah daerah di mana kita semua harus berkomitmen sama-sama bahwa kalau lingkungan bersih pasti masyarakat sehat,” tutur Johannes Rettob.

Baca Juga :  Kordinasi dan Sinkronisasi Program, DLHKP Papua Tengah Gelar Rakernis Bidang Kehutanan

“Distrik Wania hari ini juga wania menjadi pionir untuk seluruh Kabupaten Mimika untuk program Jumat bersih,” lanjut Johannes.

Dalam kesempatan tersebut, Johannes pun memerintahkan seluruh Kepala Kampung dan Lurah hingga Ketua RT di lingkungan Distrik Wania agar mengajak warganya melaksanakan aksi bersih-bersih setiap hari Jumat.

Johannes juga memerintahkan kepada seluruhnya untuk mengimbau kepada warga masyarakatnya agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya akan memonitor, kalau saya lihat kalau ternyata ada RT yang warganya tidur-tidur saja saya akan evaluasi, Ketua RT-nya diganti,” ungkap Johannes.

Johannes mengungkapkan, jika lingkungan bersih maka upaya eliminasi malaria yang kini digencarkan pemerintah daerah akan turun. Johannes pun berharap semua pihak berkomitmen untuk mendorong hal tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT