Ritual Pembakaran Jenazah Jori Murib di Mimika Diambil Alih Pemkab Puncak

Ahmad

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pembakaran mayat mendiang Jori Murib di jembatan pembatas dua kubu bertikai di Jalan Yakob, Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Selasa (6/1/2026). (Foto: Istimewa)

Proses pembakaran mayat mendiang Jori Murib di jembatan pembatas dua kubu bertikai di Jalan Yakob, Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Selasa (6/1/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Pembakaran jenazah (kremasi) Jori Murib yang merupakan korban perang antara kubu Newegalen dan Dang pada 4 Januari 2026 lalu akhirnya dilakukan pada Selasa (6/1/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, ritual adat pembakaran mayat dilaksanakan di jembatan yang menjadi pembatas wilayah perang antara kelompok Dang dan kelompok Newegalen, di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah.

Ritual adat pembakaran mayat ini pun diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak bersama para tokoh di Kwamki Narama setelah sempat ditolak oleh salah satu kubu bertikai.

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, melalui pesan singkatnya, Selasa sore, membenarkan hal tersebut.

“Ia benar (pembakaran diambil alih Pemkab Puncak) dengan para tokoh,” ujar Iptu Yusak.

Perlu diketahui, sebelum ritual pembakaran mayat dilakukan, salah satu pihak yang menolak sempat menyerang rombongan pejabat Kabupaten Puncak yang hadir di Kwamki Narama.

Namun, situasi yang mencekam itu akhirnya dikendalikan oleh aparat gabungan yang bersiaga di lokasi.

Baca Juga :  Ricuh di Leo Mamiri Timika, Gas Air Mata Bubarkan Massa Penjual Emas

Setelah situasi berhasil dikendalikan, ritual pembakaran mayat akhirnya dilakukan pada pukul 14.10 WIT dengan penjagaan ketat oleh personel PAM gabungan.

Mendiang Jori Murib merupakan korban yang tewas setelah dihujani anak panah dalam konflik yang pecah di Kwamki Narama pada hari Mingugu lalu.

Jenazah Jori kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika guna dilakukan tindakan medis dan disemayamkan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti
Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa
WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran
Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur
Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan
Fasilitas Air Bersih di Pesisir Mimika Banyak Rusak, Pengelolaan Diubah
Musrenbang RKPD, Bupati Mimika: Sektor Pendidikan jadi Prioritas Utama
Bupati Mimika: Kenaikan Biaya Perjalanan Dinas ASN Masih Sekadar Wacana

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 22:30 WIT

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti

Minggu, 5 April 2026 - 04:34 WIT

Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa

Jumat, 3 April 2026 - 23:05 WIT

WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran

Kamis, 2 April 2026 - 06:31 WIT

Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur

Rabu, 1 April 2026 - 03:28 WIT

Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan

Berita Terbaru

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, memberikan penghormatan terakhir kepada korban insiden tambang bawah tanah melalui peletakan karangan bunga di site DMLZ, Mimika, Selasa (7/4/2026). Tragedi September 2025 menjadi titik balik perusahaan dalam memperketat protokol keselamatan kerja. (Foto: Dokumen PTFI)

Freeport

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Kamis, 9 Apr 2026 - 01:09 WIT