Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Ahmad

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban begal dirawat di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Korban begal dirawat di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

MIMIKA — Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru) terus mendalami kasus begal sadis yang terjadi di Jalan Bougenville, Timika, Papua Tengah, pada Rabu (28/1/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, satu korban mengalami putus tangan akibat serangan senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan polisi telah mengantongi identitas para pelaku.

“Kalau perkembangan kasus itu kita masih lidik,” ujar Ipda Teguh saat diwawancarai, Jumat (30/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa penyerangan terjadi sekitar pukul 22.25 WIT. Saat itu, sekelompok pemuda tengah bersantai di depan Ruko Tiga Putra, Jalan Bougenville, sambil minum es teh. Tiba-tiba, empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri para korban.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial AA alias Ian, salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie abu-abu dan membawa sebilah parang. Pelaku tersebut kemudian mengancam salah satu korban berinisial Ezra.

Baca Juga :  Satu dari Tiga Prajurit TNI yang Dievakuasi dari Pegunungan Bintang Meninggal Dunia

“Ko ini sudah kah?” kata pelaku, yang dijawab korban, “Sa kenapa kaks?”

Tak lama berselang, pelaku lain menghampiri korban berinisial YR alias Ujang dengan nada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban berinisial S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu.

Situasi yang semakin tidak terkendali membuat para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Namun, di tengah kekacauan itu, seorang korban lain berinisial FMK tiba-tiba berteriak histeris meminta pertolongan setelah tangannya terputus akibat sabetan senjata tajam.

Korban FMK kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, saksi AA bersama dua rekannya berlari ke arah Kantor POM untuk mengambil sepeda motor. Saat kembali ke lokasi kejadian, mereka menemukan potongan tangan kiri milik korban FMK di pinggir jalan dan segera membawanya ke rumah sakit.

Dalam aksi tersebut, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy, satu unit Honda Vario, serta dua unit ponsel milik korban berinisial E dan S. Usai melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri ke arah gorong-gorong.

Baca Juga :  Lebih dari 500 Orang Mengungsi Akibat Konflik Tapal Batas di Kapiraya

Ipda Teguh menambahkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah korban sebagai saksi. Namun, korban yang mengalami putus tangan belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.

“Untuk pelakunya sendiri sudah teridentifikasi, kita sudah tahu, cuma dia masih sembunyi sekarang, tinggal kita angkut (tangkap) saja,” kata Teguh.

Terkait motif penyerangan, polisi belum dapat menyimpulkan karena masih menunggu keterangan korban utama. Para saksi yang telah diperiksa juga mengaku tidak mengenali para pelaku.

“Korban tangan putus ini kita belum mintai keterangan. Untuk jumlah korban masing-masing ada empat orang,” ujarnya.

Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap motif dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi begal sadis tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT