Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026

Ahmad

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Bupati Mimika, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan sambutan pada pembukaan Musrembang Distrik Jita yang berlangsung di Ballroom Hotel Kanguru Timika, Jumat (6/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Staf Ahli Bupati Mimika, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan sambutan pada pembukaan Musrembang Distrik Jita yang berlangsung di Ballroom Hotel Kanguru Timika, Jumat (6/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Pemerintah Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Ballroom Kanguru Hotel, Timika, ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau.

Turut hadir dalam forum tersebut Kepala Distrik Jita, Suto Rontini, serta tim pendamping dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Fransiskus Bokeyau menegaskan bahwa Musrenbang distrik merupakan tahapan krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.

Forum ini dirancang untuk menyerap aspirasi dari tingkat kampung secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Langkah itu diambil guna memastikan seluruh program kerja yang diusulkan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di wilayah Distrik Jita.

Baca Juga :  17 Ribu Orang di Mimika Telah Miliki KTP Digital

“Melalui musrenbang ini, kita tidak hanya berbicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fransiskus.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci validitas program.

“Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah,” imbuhnya.

Meski Distrik Jita dinilai memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang besar, Fransiskus mengakui masih adanya tantangan di lapangan.

Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian antara lain, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan eningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Bina Pemuda ke Arah Positif, Kelurahan Inauga Beri Peralatan Kebersihan

Menanggapi hal tersebut, ia menginstruksikan para peserta untuk fokus pada lima poin strategis dalam penyusunan RKPD 2026 yakni menyusun skala prioritas yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Kemudian, mengoptimalkan potensi lokal untuk kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas SDM melalui sektor layanan dasar, mempercepat pembangunan infrastruktur untuk membuka aksesibilitas wilayah, serta memperkuat sinergitas antara pemerintah dan pemangku kepentingan (stakeholders).

Dalam kesempatan itu Fransiskus menekankan bahwa keberhasilan pembangunan adalah tanggung jawab kolektif.

Ia berharap seluruh peserta Musrenbang memberikan masukan dan usulan konstruktif demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Distrik Jita di masa depan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini
Hari Otda ke-30, Bupati Mimika Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran
Disdukcapil Mimika Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Hak Identitas Warga Binaan Terpenuhi
Mimika Prioritaskan Infrastruktur dan SDM untuk Percepat Pemerataan Pembangunan
Pasar Lama Timika akan Dijadikan RTH, Pemkab Siapkan Paru-Paru Kota Baru
Pemkab Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting 2026
Meraba Misi Digitalisasi Dukcapil Mimika Menuju Integrasi Satu Data
Ketahanan Pangan Mimika: Bulog Perkuat Jaring Pengaman Sosial bagi 27 Ribu Warga

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:31 WIT

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Senin, 27 April 2026 - 14:58 WIT

Hari Otda ke-30, Bupati Mimika Tekankan Anggaran Harus Tepat Sasaran

Senin, 27 April 2026 - 14:15 WIT

Disdukcapil Mimika Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Hak Identitas Warga Binaan Terpenuhi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:39 WIT

Mimika Prioritaskan Infrastruktur dan SDM untuk Percepat Pemerataan Pembangunan

Jumat, 24 April 2026 - 19:39 WIT

Pasar Lama Timika akan Dijadikan RTH, Pemkab Siapkan Paru-Paru Kota Baru

Berita Terbaru

Seorang mahasiswa menyampaikan orasi saat aksi Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) di Lingkaran Abepura, Jayapura, Senin, 27 April 2026. Aksi tersebut menyoroti situasi yang mereka sebut sebagai darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Hukrim

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 Apr 2026 - 23:14 WIT