Freeport Sampaikan Duka atas Meninggalnya Karyawan dalam Insiden Gangguan Keamanan

Endy Langobelen

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Grasberg Mine di kawasan PT Freeport Indonesia. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Area Grasberg Mine di kawasan PT Freeport Indonesia. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu karyawannya dalam insiden penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026) pagi.

Ucapan duka itu disampaikan Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com pada Rabu siang.

“PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi penembakan oleh orang tak dikenal pada hari Rabu, 11 Maret 2026, sekitar pukul 8.30 WIT di area tambang terbuka Grasberg,” kata Katri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan bahwa korban bernama Simson Mulia, berusia 48 tahun, yang merupakan karyawan Departemen Eksplorasi.

“Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan atas nama Sdr. Simson Mulia, usia 48 tahun, yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

PTFI juga menegaskan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait penanganan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Pameran Lingkungan Hidup di Timika, Freeport Gaungkan Aksi Nyata Perangi Polusi Plastik

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan kepolisian, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di area Jayapura Ekspontil, bekas lahan reklamasi Grasberg, saat aktivitas operasional tengah berlangsung.

Korban saat itu diketahui berada di dalam kendaraan operasional jenis pick up bersama seorang rekan kerja berinisial AM. Kendaraan tersebut melintas di area bekas lahan reklamasi Bunaken/Jayapura Crusher.

Menurut keterangan awal, saksi AM sempat mendengar satu kali bunyi tembakan sebelum menyadari korban yang berada di sampingnya mengalami luka.

“Sekitar pukul 08.39 WIT saksi (AM) mendengar satu kali bunyi tembakan, dan sesaat kemudian melihat korban yang duduk di sampingnya telah bersimbah darah akibat luka tembak,” jelas Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jermias Rontini.

Setelah kejadian itu, saksi segera melaporkan melalui radio darurat kepada pihak kantor dan keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman hingga tim keamanan tiba di lokasi.

Baca Juga :  Dishub Mimika Bakal Terapkan ATCS

Mendapatkan laporan tersebut, sekitar pukul 08.50 WIT, Kanit Reskrim Polsek Tembagapura, Ipda Akhmad Y. Wiratama bersama personel Polsek Tembagapura langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Korban kemudian dievakuasi dari lokasi pada pukul 10.05 WIT menuju Rumah Sakit International SOS (ISOS) Tembagapura dan tiba sekitar pukul 10.40 WIT.

Berdasarkan keterangan tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazah selanjutnya ditempatkan di ruang jenazah rumah sakit.

Sementara itu, saksi AM tiba di RS ISOS pada pukul 11.45 WIT untuk mendapatkan penanganan medis setelah mengalami luka lecet pada telapak tangan kanan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.

Hingga kini saksi masih dalam kondisi trauma sehingga belum dapat dimintai keterangan secara lengkap oleh pihak kepolisian.

Dalam peristiwa tersebut tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan barang bukti untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua
Freeport Perkuat Dukungan Pendidikan Papua, Soroti Hasil Strategis Lokakarya Keuskupan Timika
Solidaritas di Ketinggian, Karyawan Freeport Rayakan HUT ke-59 Lewat Drama Musikal
PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik
Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan
Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua
Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan
Freeport Dukung 10 Jurnalis Tanah Papua Hadiri HPN di Serang, Banten

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:55 WIT

Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua

Jumat, 17 April 2026 - 07:55 WIT

Freeport Perkuat Dukungan Pendidikan Papua, Soroti Hasil Strategis Lokakarya Keuskupan Timika

Rabu, 15 April 2026 - 22:47 WIT

Solidaritas di Ketinggian, Karyawan Freeport Rayakan HUT ke-59 Lewat Drama Musikal

Sabtu, 11 April 2026 - 12:55 WIT

PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik

Kamis, 9 April 2026 - 01:09 WIT

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Berita Terbaru

Seorang mahasiswa menyampaikan orasi saat aksi Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) di Lingkaran Abepura, Jayapura, Senin, 27 April 2026. Aksi tersebut menyoroti situasi yang mereka sebut sebagai darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Hukrim

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 Apr 2026 - 23:14 WIT