Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan

Ahmad

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Kepolisian Resor (Polres) Mimika masih mendalami insiden penembakan yang terjadi di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026).

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, meluruskan informasi awal terkait jumlah korban dalam peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa korban dalam insiden penembakan itu berjumlah dua orang, bukan tiga orang seperti yang sempat disebutkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolres, saat ini tim dari Polres Mimika masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan untuk mengungkap motif serta kronologi penembakan.

“Saat ini, tim dari Inavis kami (Polres Mimika) masih di atas, kita masih olah TKP. Untuk pelaku dari mana dan korban dari mana nanti akan kita pastikan kembali tentunya dengan koordinasi bersama satuan tugas terkait, yang jelas kelompok bersenjata,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Sebuah Rumah Terbakar di SP2 Mimika, Diduga Api dari Motor yang Dibakar

Ia mengatakan, proses olah TKP lanjutan dilakukan meski sebelumnya penanganan awal telah dilaksanakan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura.

Terkait barang bukti, pihak kepolisian hingga kini belum mengamankan material dari lokasi kejadian karena proses identifikasi masih terus berlangsung.

Kapolres juga belum dapat memastikan informasi mengenai dugaan adanya barang milik korban yang dirampas dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Polisi Kumpul Data Selidiki Penyebab Kebakaran Depan Bank Papua

“Nanti akan kita sampaikan setelah olah TKP,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, aparat keamanan telah melakukan penebalan personel di sekitar area tambang terbuka Grasberg.

Penguatan pengamanan ini dilakukan setelah penyidik menerima keterangan saksi bahwa lokasi kejadian merupakan jalur lintasan yang cukup rawan.

“Kami juga sudah memberikan warning dan imbauan kepada masyarakat apabila ada melewati daerah sana harus memberikan pemberitahuan kepada aparat keamanan untuk dikawal,” ungkapnya.

Meski sempat terjadi gangguan keamanan, Kapolres memastikan aktivitas operasional di wilayah tersebut tetap berjalan normal.

“Untuk aktivitas di sana pasca kejadian tetap berjalan seperti biasa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru

Penangkapan DPO tersangka penembakan karyawan Freeport di Mimika. (Foto: Satgas ODC)

Hukrim

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:32 WIT