Home / DPR

DPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan, Fokus Mitigasi Konflik

Ahmad

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan. (Foto: Dok. Alfian Akbar Balyanan)

Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan. (Foto: Dok. Alfian Akbar Balyanan)

MIMIKA — Komisi I DPRK Mimika memperkuat sinergi bersama TNI, Polri, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk memetakan wilayah rawan serta menyusun strategi mitigasi konflik yang lebih terarah di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi khusus yang digelar pada Rabu, 15 April 2026. Forum tersebut menekankan pentingnya pendekatan berbasis data akurat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Amungsa.

Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan, menegaskan bahwa pemetaan wilayah rawan menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, bukan sekadar formalitas birokrasi.

“Pertemuan ini difokuskan pada pemetaan wilayah yang memiliki potensi kerawanan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang berorientasi pada penanganan dan pemulihan pasca konflik secara berkelanjutan,” ujar Alfian saat dihubungi melalui telepon, Jumat (17/4/2026).

Sejumlah wilayah dengan rekam jejak konflik menjadi prioritas pemetaan, di antaranya Distrik Kwamki Narama, kawasan Kapiraya, hingga wilayah pegunungan. Selain konflik komunal, peningkatan kriminalitas di pusat Kota Timika juga masuk dalam perhatian serius.

Hasil pemetaan tersebut akan dikelola secara sistematis oleh internal legislatif dan ditindaklanjuti melalui Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik DPRK Mimika sebagai bagian dari program kerja yang terstruktur.

Baca Juga :  Wakil Bupati Mimika Hadir dan Berorasi di Kampanye Akbar PDIP

DPRK Mimika turut mengapresiasi langkah cepat aparat keamanan, termasuk Brimob, dalam melakukan penyekatan di sejumlah titik rawan. Namun, pendekatan keamanan dinilai tidak cukup jika tidak diimbangi dengan upaya pemulihan sosial masyarakat.

“Kami mendorong agar upaya penanganan tidak hanya berhenti pada pengendalian konflik, tetapi juga difokuskan pada pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak, seperti penguatan kembali kehidupan sosial, rasa aman warga, serta pemulihan fasilitas,” tuturnya.

Sebagai strategi jangka panjang, penguatan infrastruktur dan ketahanan sosial masyarakat dinilai menjadi kunci untuk memutus rantai konflik di Mimika, dengan menempatkan kepentingan warga sebagai prioritas utama.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Mimika Sebut Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Melarang Pedagang Non-OAP
Berkunjung ke Atuka, Komisi IV DPRK Mimika Dorong Pengelolaan Profesional Air Bersih
Perda Pangan Lokal Mulai Berlaku, DPRK Mimika Tekankan Sosialisasi Humanis
DPRK Mimika Gelar RDP, Penataan ASN Sesuai Aturan
Laksanakan RDP, DPRK Mimika Minta DLH Benahi Status dan Kesejahteraan Petugas Kebersihan
DPRK Mimika Jadwalkan RDP dengan DLH Usai Mogok Petugas Sampah
Komisi II DPRK Mimika Tinjau Keluhan Warga di Wania
DPRK Paniai Apresiasi Jhon NR Gobai Sampaikan Aspirasi Warga ke Marinir AL

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:43 WIT

DPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan, Fokus Mitigasi Konflik

Selasa, 14 April 2026 - 01:41 WIT

DPRK Mimika Sebut Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Melarang Pedagang Non-OAP

Jumat, 10 April 2026 - 13:43 WIT

Berkunjung ke Atuka, Komisi IV DPRK Mimika Dorong Pengelolaan Profesional Air Bersih

Rabu, 8 April 2026 - 19:55 WIT

Perda Pangan Lokal Mulai Berlaku, DPRK Mimika Tekankan Sosialisasi Humanis

Kamis, 2 April 2026 - 05:16 WIT

DPRK Mimika Gelar RDP, Penataan ASN Sesuai Aturan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pendidikan

Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:32 WIT

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (Foto: BPMI Setpres)

Pemerintahan

Pemerintah Pusat Bakal Renovasi 21 Ribu Rumah di Papua

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:29 WIT