Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Ahmad

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Resnarkoba Polres Mimika, Iptu Y. Rante Limbong. (Foto: Ahmad)

Kasat Resnarkoba Polres Mimika, Iptu Y. Rante Limbong. (Foto: Ahmad)

MIMIKA – Peredaran narkotika di Kabupaten Mimika masih menjadi ancaman serius. Sepanjang Januari hingga April 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mimika mencatat tujuh laporan polisi (LP) dengan total 11 tersangka yang berhasil diamankan.

Mayoritas kasus yang diungkap masih didominasi modus lama, yakni “sistem tempel”, di mana transaksi dilakukan tanpa pertemuan langsung antara penjual dan pembeli.

Kasat Resnarkoba Polres Mimika, Iptu Y. Rante Limbong, mengatakan dari tujuh perkara tersebut, tiga kasus telah dinyatakan lengkap dan masuk tahap pelimpahan ke Kejaksaan (Tahap II), sementara empat lainnya masih dalam proses penyidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barang bukti yang berhasil diamankan dan dimusnahkan dalam periode ini kurang lebih seberat 1 ons 60 gram,” ujar Rante Limbong kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Baca Juga :  TNI Buka Suara Soal Penyerangan Pos di Nabire, Tegaskan Bukan Pos Militer

Dari hasil pengembangan kasus, Timika diketahui masih menjadi target empuk bagi jaringan narkoba dari luar daerah. Barang haram tersebut dipasok dari tiga wilayah utama, yakni Madura, Makassar, dan Batam.

Penyelundupan dilakukan melalui jasa ekspedisi pengiriman barang hingga jalur transportasi laut untuk menghindari pengawasan aparat.

Menurut Rante, kondisi ekonomi Timika yang relatif maju menjadi salah satu alasan utama para pelaku menjadikan wilayah ini sebagai pasar potensial. Sebagian besar tersangka yang diamankan merupakan orang dewasa yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Motif utama para tersangka adalah faktor ekonomi, mengingat wilayah Timika merupakan daerah yang cukup maju,” tuturnya.

Ia menjelaskan, para pelaku masih konsisten menggunakan modus “tempel” dalam menjalankan aksinya. Dalam pola ini, bandar menginstruksikan kurir untuk meletakkan narkotika di lokasi tertentu yang sepi, lalu pembeli mengambil barang tersebut tanpa kontak langsung.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-79, PMI Mimika Gelar Aksi Donor Darah

Cara ini dinilai lebih aman bagi jaringan pengedar karena meminimalkan risiko tertangkap saat transaksi berlangsung.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, kurir yang menjalankan sistem tersebut mendapat bayaran antara Rp100 ribu hingga Rp120 ribu untuk setiap titik penempelan.

Iptu Rante Limbong menyebutkan sebagian besar pelaku merupakan pengedar pemula yang juga merangkap sebagai pengguna atau masih dalam kategori coba-coba.

Menghadapi kondisi tersebut, Polres Mimika menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penanganan kasus narkotika melalui pendekatan represif dan preventif secara bersamaan.

Selain penegakan hukum, kepolisian juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pemerintah Daerah guna menekan peredaran narkoba di Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru

Penangkapan DPO tersangka penembakan karyawan Freeport di Mimika. (Foto: Satgas ODC)

Hukrim

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:32 WIT