Urusan Kesehatan Bukan Cuma Tugas Dinas, Dinkes Mimika Gandeng Tokoh Adat dan Kampung

Ahmad

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyampaikan sambutannya pada seremoni pembukaan kegiatan Pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan bersama lembaga adat, tokoh masyarakat, dan aparat kampung di salah satu hotel di Timika, Jumat (22/5/2026)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyampaikan sambutannya pada seremoni pembukaan kegiatan Pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan bersama lembaga adat, tokoh masyarakat, dan aparat kampung di salah satu hotel di Timika, Jumat (22/5/2026)

MIMIKA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar Pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan di salah satu hotel di Timika pada Jumat, (22/5/2026).

Forum strategis ini sengaja melibatkan lembaga adat, tokoh masyarakat, hingga aparat kampung demi memperkuat benteng pertahanan kesehatan publik langsung dari akar rumput.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, menegaskan bahwa penanganan isu kesehatan tidak bisa dilakukan secara sektoral atau dibebankan kepada satu instansi saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu ada kolaborasi total dari seluruh elemen masyarakat untuk mendongkrak derajat kesehatan di Mimika.

“Kalau kita bicara tentang kesehatan, bukan semata-mata tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujar Godfried saat membuka kegiatan secara resmi.

Baca Juga :  Tinjau Baksos di RSUD Mimika, Wapres Apresiasi Kolaborasi PPAD, Pemda, dan PTFI

Godfried menambahkan, keterlibatan aktif dari para tokoh agama, tokoh pemuda, hingga tokoh perempuan sangat menentukan keberhasilan program di lapangan.

Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan bisa duduk bersama untuk memetakan tantangan sekaligus merumuskan solusi nyata bagi masyarakat.

“Jadi marilah Bapak-Ibu sekalian kita sama-sama bekerja dalam kapasitas kita, apakah itu sebagai tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, maupun tokoh lainnya,” kata Godfried.

Intervensi Melalui Tokoh Kunci

Ketua Panitia Kegiatan, Agustina Paulina Gayatri, menjelaskan alasan mendasar di balik pelibatan lembaga adat dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, figur-figur tersebut memiliki pengaruh kultural dan sosial yang sangat kuat untuk mengubah perilaku serta kebiasaan hidup warga di kampung-kampung.

Baca Juga :  Tiba di Timika, Duta Besar Vatikan Terkesan dengan Sambutan Adat Papua

“Melalui pertemuan advokasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan promosi kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, gerakan masyarakat hidup sehat, kesehatan lingkungan, serta program kesehatan lainnya,” tutur Agustina.

Adapun agenda advokasi ini dijalankan dengan berpijak pada landasan hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, hingga berbagai regulasi turunan dari Menteri Kesehatan yang mengatur fungsi puskesmas serta pemberdayaan masyarakat.

Lewat kolaborasi lintas sektor ini, Dinkes Mimika membidik sasaran yang lebih terukur, terutama dalam mengakselerasi penurunan angka stunting dan mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) secara masif hingga ke pelosok distrik.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian
Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pelatihan Nakes Guna Perkuat Layanan Posyandu
Permudah Perizinan Nakes, Dinkes Mimika Sinkronkan Data SIP dengan Sistem Nasional
Dinkes Mimika Perkuat Validitas Data Gizi 26 Puskesmas untuk Percepat Penanganan Stunting

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:46 WIT

Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:20 WIT

Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:07 WIT

Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian

Berita Terbaru