Tinjau Baksos di RSUD Mimika, Wapres Apresiasi Kolaborasi PPAD, Pemda, dan PTFI

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menyapa para pasien operasi katarak di RSUD Mimika, Rabu (12/7/2023).

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menyapa para pasien operasi katarak di RSUD Mimika, Rabu (12/7/2023).

MIMIKA – Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin meninjau pelaksanaan bakti sosial (baksos) di RSUD Mimika, Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (12/07/2023).

Kegiatan baksos ini diselenggarakan atas kolaborasi multihelix dari Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia (PTFI), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Baksos yang mengusung tema “Kitorang Melihat Terang” ini berfokus pada layanan operasi katarak dan bibir sumbing, pelayanan kesehatan umum, gigi dan pembagian vitamin serta sembako.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun tindakan operasi katarak dilakukan oleh tim dokter dari Perdami dengan total 78 pasien katarak atau 105 biji mata dan operasi bibir sumbing oleh tim dokter RSPAD dengan total 12 pasien.

Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi positif yang telah diinisiasi oleh berbagai pihak sehingga terwujud kegiatan yang bernilai positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sungguh mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PPAD, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timika Papua, PTFI, dan seluruh pihak yang telah berhasil melaksanakan kegiatan operasi katarak dan bakti sosial ini bagi masyarakat Papua, khususnya di Timika,” ujar Wapres.

Dikatakan bahwa tentunya pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga perlu melakukan kolaborasi dengan setiap pihak guna menciptakan pelayanan publik yang dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah, terlebih mereka yang berada di daerah terpencil.

Baca Juga :  Rapat Lintas Sektor, Pemkab Mimika Cek Kesiapan Jelang Mudik Lebaran

Menurutnya, baksos ini juga telah menunjukkan bagaimana masyarakat Papua tidak pernah ditinggal oleh saudara-saudaranya sebangsa dan setanah air.

Berkaitan dengan tema yang diangkat, yakni ‘Kitorang Melihat Terang, Ma’ruf Amin menilai bahwa tagline tersebut telah menghadirkan mukjizat bagi para pasien katarak.

“Slogan ‘Kitorang Melihat Terang’ telah mewujud secara nyata. Terang tidak saja bagi kembalinya penglihatan saudara-saudara kita di sini, tetapi juga terang akan Papua yang maju wilayahnya, makmur ekonominya, dan pintar sumber daya manusianya,” tuturnya.

Di samping itu, Ketua Umum PPAD, Letjen TNI (Purn) Dr. (H.C.) Doni Monardo, menyampaikan bahwa baksos ini merupakan kegiatan simultan, dimana baksos pertama dan kedua dilakukan di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Kegiatan ketiga di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, dan keempat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Adapun baksos kelima rencananya akan dilaksanakan pada Agustus 2023 mendatang di Kabupaten Jayawijaya sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Seperti disampaikan Bapak Wakil Presiden, pensiun hanyalah soal administratif. Akan tetapi, sebagai bhayangkara negara, tugas pengabdian kepada bangsa terus kami lakukan hingga telinga kami tak mampu lagi mendengar tembakan salvo. Dengan kata lain, sampai akhir hayat dikandung badan,” tegas Doni.

Doni berharap, kegiatan ini dapat disertai langkah mitigasi. Salah satunya dengan memodifikasi honai (rumah tradisional masyarakat Papua) yang pada umumnya tertutup.

Semua aktivitas dilakukan di dalam honai, termasuk memasak. Hal ini yang antara lain mengakibatkan banyak masyarakat menderita katarak.

Baca Juga :  Pj Bupati Mimika Sebut SK DPRK Belum Ada Kabar

“Jadi seyogianya dilakukan modifikasi honai, misalnya dengan menambahkan jendela,” tutur Doni.

Sebagai informasi, dalam rangka kunjungan kerja Wapres Ma’ruf Amin ini, PTFI memberikan dukungan sebesar Rp5 miliar yang diberikan dalam bentuk penyediaan 1.150 paket sembako untuk kegiatan baksos, kemudian transportasi, dan akomodasi untuk para dokter dari RSPAD & PERDAMI serta PPAD sebagai pelaksana baksos di Timika.

Sebagian dari total 6.000 paket sembako dan bantuan lainnya akan diberikan dalam kegiatan bersama Pemerintah Daerah untuk mendukung penanganan kesehatan seperti stunting di Kabupaten Mimika dan Nabire.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyampaikan komitmen yang kuat dari perusahaan untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Mimika dalam menghadapi masalah kesehatan.

“Ini bagian dari komitmen kami dan tentu saja ini merupakan tambahan dari program sosial kami, seperti program pendidikan, kesehatan, dan program lainnya yang sudah berjalan,” ujar Tony.

Di luar program baksos ini, PTFI bersama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus memberikan dukungan pada kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan dan pengoperasian rumah sakit dan beberapa klinik di wilayah kabupaten Mimika, seperti Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Mimika, klinik di SP 9, SP 12 dan Pomako, serta klinik TB – STI (Sexual Transmission Infection).

“Selain itu, PTFI juga menjadi penggerak utama dalam program pengendalian malaria yang dilakukan dalam kemitraan bersama dinas Kesehatan Kabupaten Mimika,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT