MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UMKM menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026 yang digagas oleh Tifa Creative.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, dalam konferensi pers bersama Tifa Creative di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Sabtu (6/6/2026) sore.
Menurut Samuel, TIFA bukan sekadar festival seni dan budaya, tetapi menjadi wadah strategis untuk mengangkat jati diri masyarakat Papua melalui pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta promosi UMKM lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“TIFA 2026 adalah upaya mengangkat harga diri orang Papua melalui budaya dan kearifan lokal yang ada di Papua Tengah. Karena itu pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini,” kata Samuel.
Ia menilai TIFA memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada generasi muda sekaligus memperkuat identitas masyarakat adat di tengah perkembangan zaman.
Melalui festival tersebut, berbagai unsur budaya seperti tarian tradisional, seni ukir, bahasa daerah, hingga nilai-nilai adat dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
“Budaya ini jangan sampai hilang. Melalui TIFA, anak-anak muda bisa mengenal kembali budaya mereka sendiri, baik budaya Amungme, Kamoro maupun budaya dari suku-suku lainnya yang ada di Papua Tengah,” ujarnya.
Siapkan Sedikitnya 100 UMKM
Sebagai bentuk dukungan konkret, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika telah menyiapkan sedikitnya 100 pelaku UMKM binaan untuk berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan TIFA 2026, baik pada pra-event maupun acara puncak.
Jumlah tersebut bahkan berpotensi bertambah karena pemerintah daerah ingin melibatkan sebanyak mungkin pelaku usaha lokal agar mendapatkan manfaat ekonomi dari festival tersebut.
“Kami sudah siapkan 100 UMKM untuk hadir. Bahkan 200 UMKM pun bisa. Saya ingin semua UMKM Mimika ikut hadir dan merasakan manfaat dari kegiatan ini,” tegas Samuel.
Tidak hanya UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM, pemerintah juga membuka ruang bagi pelaku usaha yang dibina oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lain, PT Freeport Indonesia, YPMAK, BUMN, maupun berbagai lembaga pendamping usaha lainnya.
Menurutnya, kehadiran UMKM dalam TIFA menjadi peluang besar untuk memperluas pasar, meningkatkan omzet, serta memperkenalkan produk-produk unggulan Mimika kepada pengunjung dari berbagai daerah.
Selain itu, Yogi menyatakan pihaknya juga akan menyediakan beberapa perlengkapan pendukung lainnya seperti tenda untuk kebutuhan stan UMKM.
Dorong TIFA Jadi Agenda Tahunan Papua Tengah
Samuel berharap TIFA dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan berskala regiona bahkan nasional yang melibatkan seluruh kabupaten di Papua Tengah dan juga daerah lainnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta menyampaikan informasi kegiatan kepada delapan kabupaten di Papua Tengah.
Ia bahkan mengusulkan agar pelaksanaan TIFA di masa mendatang dapat bergilir ke kabupaten lain karena telah sukses digelar selama beberapa tahun di Mimika.
“Tahun ini di Mimika, ke depan bisa di Nabire, kemudian bisa juga ke Dogiyai, Deiyai, Paniai, atau daerah lainnya di Papua Tengah. Ini akan menjadi ruang promosi budaya dan ekonomi kreatif yang sangat baik,” katanya.
Samuel juga mendorong agar TIFA dapat masuk sebagai program tahunan yang didukung secara berkelanjutan oleh Dinas Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UMKM di tingkat provinsi.
Menurutnya, festival seni dan budaya seperti TIFA mampu menghadirkan dampak sosial yang luas, mulai dari memperkuat identitas budaya hingga menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat.
Pra-Event Sudah Capai 80 Persen Persiapan
Sementara itu, Art Director Tifa Creative, Alfo Smith, mengungkapkan bahwa persiapan pra-event TIFA 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.
Pra-event dijadwalkan berlangsung pada 20–28 Juni 2026 dan akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk seminar UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, serta kebudayaan.
Tifa Creative juga tengah menjalin komunikasi intensif dengan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yofie Widianto, yang direncanakan hadir sekaligus membuka rangkaian pra-event.
“Kami sedang mematangkan seluruh persiapan. Komunikasi dengan pihak Staf Khusus Presiden berjalan sangat baik dan saat ini proses administrasi sedang berjalan,” ujar Alfo.
Selain seminar, pihak penyelenggara juga berencana mengajak tamu nasional tersebut mengunjungi sejumlah UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Mimika sebagai bagian dari promosi produk lokal.
Tifa Creative Apresiasi Dukungan Pemerintah
Ketua Umum Tifa Creative, Dina Merani, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UMKM.
Menurutnya, respons positif pemerintah menjadi energi besar bagi komunitas kreatif untuk terus menghadirkan festival yang mampu menggabungkan unsur budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UMKM, khususnya Bapak Samuel Yogi yang telah membuka ruang dan memberikan dukungan bagi TIFA 2026. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” kata Dina.
Dengan dukungan pemerintah daerah, keterlibatan ratusan UMKM, serta partisipasi berbagai pemangku kepentingan, TIFA 2026 diharapkan menjadi salah satu festival budaya dan ekonomi kreatif terbesar di Papua Tengah yang mampu mengangkat potensi lokal ke tingkat yang lebih luas.








