Go Skateboarding Day 2026, KIS Mimika Suarakan Wadah Positif bagi Remaja

Ahmad

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai kegiatan Go Skateboarding Day 2026 di Pasar Sentral Timika, Papua Tengah, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Foto bersama usai kegiatan Go Skateboarding Day 2026 di Pasar Sentral Timika, Papua Tengah, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA — Ratusan pemuda mengokang papan seluncur mereka di sepanjang Jalan Hassanudin menuju Pasar Sentral Timika, Papua Tengah, Sabtu (20/6/2026). Deru roda skateboard yang menggilas aspal menjadi penanda perayaan Go Skateboarding Day 2026 di Kabupaten Mimika.

Diinisiasi oleh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Komisi Indonesia Skateboarding (KIS) Mimika di bawah payung Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), ajang tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung unjuk gigi sekaligus siasat mengejar ketertinggalan prestasi.

Perayaan yang sedianya jatuh pada 21 Juni dimajukan sehari lebih awal demi menjaring partisipasi massal. Agenda dimulai sejak pagi dengan fun games di area Car Free Day (CFD), lalu ditutup dengan kompetisi sengit hingga larut malam di Pasar Sentral Timika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Inorga KIS Kabupaten Mimika, Jamez Tambunan, mengungkapkan bahwa momentum ini menjadi ruang temu penting bagi ekosistem seluncur papan lokal.

“Ini acara yang dinanti-nantikan sama anak-anak skate karena mereka akan sama-sama berkumpul lagi. Teman-teman yang mungkin lama sudah tidak main dia akan datang, kemudian teman-teman yang mungkin sudah lama pensiun atau anak-anak baru juga banyak akan bergabung,” jelas Jamez.

Terapkan Standar Nasional

Ada yang berbeda dalam kompetisi tahun ini. KIS Mimika mulai menerapkan standardisasi ketat yang biasa diadopsi dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS). Langkah ini diambil untuk mengikis mentalitas “sekadar hobi” dan membentuk insting kompetisi yang profesional sejak dini.

Sederet kategori dipertandingkan, mulai dari Game of Skate, High Ollie, Long Ollie, hingga variasi Best Trick pada rintangan Run (kategori Junior dan Senior/Beginner Open), Rail, Box, dan Quarter.

Baca Juga :  Rayakan Natal 2022, Belasan BUMN di Timika Bersinergi Gelar Kegiatan Sosial dan Perlombaan

Melalui format baru ini, sejumlah skater lokal sukses mencatatkan namanya di papan juara. Di antaranya Abdi Manaf (Best Trick Rail), Bagas (Best Trick Box), Mahmiluddin (Long Ollie), dan Tarmizi Latuapo (High Ollie), dan Al-baits (Game of Skate).

Seorang Skateboarder sedang memacu papan seluncurnya dan melakukan salah satu Trick pada permainan Skateboard dalam memperingati hari Skateboard Sedunia atau yang lebih dikenal dengan Go Skateboarding Day di Pasar Sentral Timika, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)
Seorang Skateboarder sedang memacu papan seluncurnya dan melakukan salah satu Trick pada permainan Skateboard dalam memperingati hari Skateboard Sedunia atau yang lebih dikenal dengan Go Skateboarding Day di Pasar Sentral Timika, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Jamez menambahkan, pengenalan regulasi resmi pada kompetisi skala kecil merupakan investasi jangka panjang bagi atlet Mimika.

“Sehingga ketika mereka terbiasa dengan kelas-class tersebut, diharapkan di event kayak FORNAS atau mungkin event kabupaten dan provinsi mereka sudah siap,” imbuhnya.

Regenerasi atlet di Mimika juga menunjukkan tren positif. Peserta kompetisi kali ini merentang dari usia 8 tahun hingga jajaran skater senior berusia 38 tahun.

Menurut catatan KIS Mimika, dalam beberapa waktu terakhir, gelombang minat terbesar justru datang dari kalangan pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK.

Menghalau Kenakalan Remaja Lewat Papan Seluncur

Di balik antusiasme yang tinggi, tersimpan kegelisahan kolektif mengenai keberlanjutan pembinaan pemuda di Mimika.

Jamez menegaskan, masa transisi remaja yang sedang mencari jati diri memerlukan intervensi dan dukungan nyata dari tiga poros utama: pemerintah daerah, media massa, serta sektor swasta. Tanpa wadah positif, energi besar para pemuda rentan terdistorsi ke arah destruktif.

Baca Juga :  Disnakertrans Mimika Tunggu Kepmen Soal Kenaikan UMK 2025

“Tetapi, ketika peran mungkin dari pemerintah kurang, kemudian peran dari beberapa perusahaan swasta yang sebenarnya mampu men-support tetapi memilih untuk tidak men-support itu kurang, anak-anak ini akan menjadi—bisa yang kita kenal—anak-anak aibon, nakal, berantem, kemudian suka bikin onar. Karena mereka tidak punya wadah positif yang mereka dapat tuangkan,” kata Jamez.

Ketua Inorga KIS Kabupaten Mimika, Jamez Tambunan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Ketua Inorga KIS Kabupaten Mimika, Jamez Tambunan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ia berharap kolaborasi ke depan dapat lebih solid. “Harapan saya event selanjutnya, ya saya berharap pengusaha-pengusaha lokal ya mungkin kita bisa sama-sama build up, membangun nama baik sama-sama,” tuturnya.

Sinyal dukungan datang dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika. Sekretaris KORMI Mimika, Slamet Dwiyono, mengapresiasi konsistensi komunitas dalam menggalang aktivitas positif yang melintasi sekat usia.

Menurutnya, olahraga rekreasi seperti skateboarding memiliki dampak signifikan pada aspek motorik dan mental pemuda.

Slamet menegaskan KORMI akan terus mengawal pergerakan olahraga ini di Mimika. “Harapan kami dari KORMI selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif untuk penyaluran aspirasi, semangat, dan bakat yang ada pada diri para adik-adik semuanya,” ujarnya.

Kolaborasi Subkultur Urban

Go Skateboarding Day 2026 di Timika bertransformasi menjadi festival subkultur urban yang inklusif. Hajatan ini turut merangkul berbagai komunitas arus bawah di Mimika, mulai dari pegiat seni mural, komunitas graffiti, hingga pencinta sepeda.

Meski dukungan dari korporasi skala besar masih minim, perhelatan ini berhasil bergulir berkat sokongan dari KORMI Mimika, kemitraan beberapa perusahaan swasta lokal, serta sokongan dari sejumlah jenama (brand) pakaian lokal setempat. Kolaborasi swadaya ini menjadi modal sosial penting bagi masa depan pemuda Mimika di atas papan seluncur.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TIFA 2026 Mulai Karantina Peserta, Talenta Muda Disiapkan Tampil di Ajang Bergengsi
HUT Ke-42, PT Inkasakti Kumpulkan 41 Kantong Darah
Manajemen PT Inkasakti Gelar Bakti Lingkungan di Vihara Arya Dharma
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polisi di Mimika Lakukan Gerakan Indonesia ASRI
Mimika Innovation Week 2026, Sayembara Inovasi Untuk Mimika Maju, Adaptif dan Berdaya Saing
Dukung TIFA 2026, Dinas Koperasi Siap Hadirkan Ratusan UMKM Meriahkan Festival
Kirab Bendera 50 Meter Satukan Ratusan Warga Puncak Jaya Rayakan Hari Lahir Pancasila
TIFA 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lomba Yospan dan Tari Nusantara Tingkat Nasional

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:53 WIT

TIFA 2026 Mulai Karantina Peserta, Talenta Muda Disiapkan Tampil di Ajang Bergengsi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:37 WIT

Go Skateboarding Day 2026, KIS Mimika Suarakan Wadah Positif bagi Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:24 WIT

Manajemen PT Inkasakti Gelar Bakti Lingkungan di Vihara Arya Dharma

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:06 WIT

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polisi di Mimika Lakukan Gerakan Indonesia ASRI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:32 WIT

Mimika Innovation Week 2026, Sayembara Inovasi Untuk Mimika Maju, Adaptif dan Berdaya Saing

Berita Terbaru