MIMIKA – Seorang pemuda berinisial GGM (22) ditemukan tewas di samping lapak penjual pinang di Jalan Irigasi, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu malam, 15 Juli 2026. Polisi belum menetapkan penyebab kematian dan menunggu hasil visum dari RSUD Mimika.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menyatakan pemeriksaan fisik luar oleh Tim Inafis tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. “Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari pihak rumah sakit dan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik,” katanya, Kamis, 16 Juli 2026.
Sebelum ditemukan tewas, menurut Hempy, GGM menunjukkan perilaku tak biasa. Sore harinya, ia mengeluh sakit dan muntah-muntah di tempat kerja. Rekan-rekannya membonceng dia menuju fasilitas medis terdekat. “Di tengah perjalanan, sekitar pukul 16.43 WIT, GGM tiba-tiba melompat dari sepeda motor di depan Diana Mart, Jalan Hasanuddin. Ia berlari mengejar anak-anak di pinggir jalan, memanjat pagar, lalu masuk ke area sekitar dan menghilang,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rekan-rekan korban bersama warga menyisir lokasi melalui pintu belakang. GGM ditemukan tak bernyawa di dekat sebuah tembok. Sebelum polisi tiba, warga memindahkan posisi jenazah mendekati pagar.
Laporan masuk ke kepolisian pukul 19.25 WIT. Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak turun langsung ke lokasi, didampingi Kapolsek Mimika Baru AKP Matinetta dan Tim Inafis Satreskrim Polres Mimika. Garis polisi dipasang untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Jenazah GGM dievakuasi ke RSUD Mimika pada Rabu malam untuk visum. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi.







