TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot

Endy Langobelen

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Pascainsiden pembakaran pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA) PK-RCY dan pembunuhan pilotnya, Nicholas F. Goselin, di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, TNI akan memperkuat pengamanan di sejumlah bandara dan airstrip yang selama ini belum memiliki pos aparat keamanan.

Langkah tersebut disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh atas insiden yang terjadi pada 2 Juli 2026.

Menurut Lucky, hasil evaluasi menunjukkan masih banyak bandara perintis dan airstrip di wilayah pedalaman Papua yang belum dijaga aparat keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut dinilai menjadi celah yang dimanfaatkan kelompok bersenjata untuk melakukan aksi kekerasan.

“Belajar dari beberapa kejadian, ada yang kemarin di Alama, kemudian di Boven Digoel, yang terakhir ini di Yahukimo, itu ternyata nggak ada pos aparat keamanannya sehingga OPM masuk, dia akhirnya melakukan aksi membakar pesawat, membunuh pilot,” ujar Lucky di Timika, Senin (6/7/2026).

Berdasarkan evaluasi tersebut, TNI akan mengisi daerah-daerah yang selama ini belum memiliki kehadiran aparat guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Baca Juga :  Pembunuhan di Yahukimo, Korban Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Gunung

“Kami ke depan akan mencoba mengisi ruang-ruang kosong tersebut. Daerah-daerah yang tidak ada aparat keamanannya kami masuk ke sana untuk mengamankan, menciptakan situasi aman, sehingga roda perekonomian bisa berjalan dengan lancar, masyarakat terlindungi, pemenuhan kebutuhan dasar terpenuhi, seperti itu,” tuturnya.

Sebagai langkah awal, TNI telah menempatkan personel Satgas di lokasi pascainsiden. Jumlah personel yang diterjunkan sekitar 50 orang dengan tugas utama melakukan pengamanan sekaligus pengejaran terhadap pelaku.

Lucky menegaskan kehadiran aparat keamanan di wilayah-wilayah terpencil bukan hanya untuk mengejar kelompok pelaku, tetapi juga memastikan masyarakat mendapat perlindungan.

“Kalau daerah tidak ada aparat keamanannya, maka yang ada di sana adalah OPM. Begitu OPM ada di sana, dia yang akan menguasai kemudian membina masyarakat, mengisi dengan doktrin-doktrin separatis, nah itu yang nggak boleh,” kata Lucky.

Ia menambahkan, kehadiran aparat diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi tenaga kesehatan, guru, maupun masyarakat sehingga pelayanan publik tetap berjalan.

Baca Juga :  Kebakaran di Jayanti Timika Diduga Akibat Gangguan Arus Listrik

“Jadi kita hadir di sana, melindungi tenaga kesehatan, guru, dan semuanya biar bisa melaksanakan tugasnya. Dan mudah-mudahan insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, Papua akan damai, aman, dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, proses pengejaran terhadap pelaku pembakaran pesawat dan pembunuhan pilot masih terus berlangsung.

Menurut Lucky, operasi sempat terkendala cuaca buruk sehingga pengejaran baru dapat dilakukan sehari setelah kejadian.

“Pengejaran masih berproses karena waktu itu kan kejadiannya sudah satu hari ya lebih ya. Kejadian tanggal 2, cuaca buruk, tanggal 3 (baru kami) masuk. (Saat ini) masih berproses pada pengejaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, kelompok TPNPB-OPM melakukan penyerangan di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, pada 2 Juli 2026.

Dalam aksi tersebut, pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY dibakar, sementara pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, tewas setelah diserang.

Insiden itu memicu operasi gabungan aparat keamanan untuk mengevakuasi jenazah korban sekaligus memburu para pelaku.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Berita Terbaru

Jajaran Pemda Mimika dalam kegiatan upacara HUT ke-30 Kabupaten Mimika di halaman Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (12/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Fernando Rio)

Pemerintahan

HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Senin, 12 Okt 2026 - 13:23 WIT