MIMIKA – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 sektor Timika berhasil menangkap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Minggu (26/4/2026), di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Berdasarkan siaran pers yang diterima Galeripapua.com, pelaku berinisial T.J alias K alias A.W itu diamankan sekitar pukul 10.56 WIT setelah aparat melakukan pemantauan intensif terhadap keberadaannya.
Dikatakan bahwa saat hendak ditangkap, T.J sempat melawan petugas dan berusaha melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Alhasil aparat terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur yang mengenai kaki kiri pelaku sebelum akhirnya berhasil diamankan.
T.J diketahui merupakan DPO berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/01/II/2026/Reskrim. Ia diburu terkait kasus penembakan terhadap warga sipil bernama Ahmad Gunawan yang terjadi pada 12 Februari 2026 di pertigaan Puskesmas Ilu, Kabupaten Puncak Jaya.
Dalam insiden tersebut, korban Ahmad Gunawan meninggal dunia akibat aksi penembakan yang diduga dilakukan oleh pelaku bersama kelompoknya.
“Penangkapan dilakukan setelah tim melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku di area SP 2 Timika,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo.
“Saat akan diamankan, pelaku berupaya melawan petugas dan mencoba melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi, sehingga petugas melakukan pengejaran dan memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai bagian kaki sebelah kiri pelaku,” imbuhnya.
Setelah berhasil diamankan, T.J langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Timika untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
Selain itu, aparat juga mengungkap bahwa T.J merupakan bagian dari kelompok KKB Mewoluk pimpinan Ternus Enumbi. Kelompok tersebut diketahui aktif berpindah-pindah wilayah, mulai dari Puncak Jaya, Beoga, Intan Jaya hingga Mimika.
Pergerakan itu dilakukan untuk menghindari pengejaran aparat keamanan sekaligus mencari tambahan senjata dan amunisi.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak pelaku kekerasan bersenjata di Papua.
“Penangkapan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya.
Satgas Ops Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas, terukur, dan profesional terhadap setiap pelaku tindak kekerasan bersenjata di Papua.
Langkah tersebut juga diiringi dengan peningkatan pengamanan dan upaya preventif guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.






















