Aparat Gabungan Tembak Mati Anggota KKB di Paniai Papua Tengah

Endy Langobelen

Senin, 17 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah anggota KKB yang tewas ditembak aparat gabungan di Paniai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

Jenazah anggota KKB yang tewas ditembak aparat gabungan di Paniai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

PANIAI – Aparat gabungan TNI-Polri menembak mati seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undius Kogoya di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Penembakan tersebut dilakukan saat aparat melaksanakan operasi penegakkan hukum tegas dan terukur yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (14/6/2024) hingga Senin (17/6/2024).

“Operasi yang melibatkan aparat gabungan Ops Damai Cartenz-2024 dari pasukan TNI-Polri ini berhasil menembak mati satu orang yang diduga merupakan anggota KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya,” ujar Ka Ops Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Faizal Ramadhani, dalam keterangan tertulis, Senin (17/6/2024).

Faizal menegaskan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap KKB Undius Kogoya yang aktif melakukan serangan dan aksi-aski kriminal di Kabupaten Paniai.

Sementara Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno, mengatakan bahwa dari hasil penyisiran yang dilakukan di sekitar markas KKB di Distrik Bibida, Paniai, pasukan gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan anggota KKB dari kelompok KKB Undius Kogoya.

Baca Juga :  OPM Klaim Sita 2 Pistol di Puncak Jaya, Polri: Itu Hoaks

“Saat ini, pasukan kami masih melakukan evakuasi untuk menurunkan jenazah yang diduga merupakan anggota KKB tersebut. Rencananya akan kami evakuasi ke RSUD Paniai untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut” kata Bayu.

Bayu menambahkan, adapun barang bukti yang ditemukan di dekat jenazah yang duduga merupakan anggota KKB tersebut yaitu sebuah parang dengan panjang sekitar 80 cm.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama
Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika
Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:10 WIT

Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 23:35 WIT

Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terbaru

Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo saat diwawancarai di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Siaga, Membaca Arah Baru Tertib Adminduk di Mimika

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:56 WIT

Foto bersama pada pembukaan kegiatan sosialisasi di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Mimika Sosialisasi Adminduk, Diikuti Elemen Masyarakat

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:34 WIT