NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka kesempatan bagi pelajar SMA/SMK dari delapan kabupaten untuk menunjukkan bakat dan kreativitas melalui Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah 2026.
Ajang yang menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi generasi muda ini akan digelar selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Juni 2026, di Lapangan Bandara Lama, Nabire.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah, mengajak seluruh pelajar SMA/SMK di Papua Tengah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftarkan diri melalui Dinas Pendidikan di kabupaten masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengajak seluruh pelajar SMA/SMK se-Papua Tengah untuk ikut berpartisipasi dalam acara kreasi pelajar budaya Papua Tengah tahun 2026,” ujar Nurhaidah, Senin (22/5/2026).
Festival ini menghadirkan beragam cabang lomba yang memadukan kreativitas, seni, dan kearifan lokal. Di antaranya lomba tari kreasi, fashion show, memasak kuliner khas Papua, musik akustik tradisional, pameran budaya, serta bertutur cerita rakyat.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya berkesempatan menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan publik, tetapi juga ikut berperan menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Papua Tengah kepada masyarakat.
Dinas Pendidi dan Kebudayaan Papua Tengah menilai festival ini akan menjadi panggung bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi melalui seni dan budaya.
Pendaftaran peserta dilakukan melalui Dinas Pendidikan di masing-masing kabupaten, dengan batas akhir pendaftaran 5 Juni 2026.
Bagi pelajar yang memiliki bakat di bidang seni, budaya, maupun kuliner tradisional, Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah 2026 menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama baik sekolah dan daerah di tingkat provinsi.







