Danramil 1703-04/Aradide Tewas Diserang TPNPB-OPM

Endy Langobelen

Jumat, 12 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danramil 1703-04/Aradide, Letda Inf Otto Sugalrey, saat hendak dievakuasi dari TKP, Kamis (11/4/2024). (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Danramil 1703-04/Aradide, Letda Inf Otto Sugalrey, saat hendak dievakuasi dari TKP, Kamis (11/4/2024). (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

PANIAI – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai mengklaim telah menewaskan seorang prajurit TNI di Komopa, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (10/4/2024) sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Klaim tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers yang diterima Galeripapua.com pada Kamis (11/4/2024) sore.

Sebby menyebut, berdasarkan laporan dari pimpinan TPNPB-OPM Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai, dikatakan bahwa mereka menembak mati Komandan Rayon Militer (Danramil) 1703-04/Aradide, Letda Inf Otto Sugalrey.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mayor Osea Satu Boma bersama pasukannya masuk menyerang TNI di Jalan Trans Paniai – Intan Jaya. Dan akhirnya menewaskan TNI satu orang yang berpangkat Letda Inf, Otto Sugalrey, Danramil 1703-04 di Distrik Agadide, Kabupaten Paniai,” ujar Sebby.

“Pasukan TPNPB-OPM Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai yang lakukan dan kami siap bertanggung jawab atas aksi penyerangan ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  MRP Se-Papua Dorong Revisi UU Otsus Soal Pilkada: Paslon Harus OAP

Klaim tersebut pun dibuktikan dengan foto serta video yang menunjukkan TPNPB melakukan penembakan dari arah semak-samak terhadap korban saat mengendarai sepeda motor dan kemudian korban dibacok menggunakan parang.

Atas peristiwa ini, TPNPB-OPM menegaskan kepada pihak TNI-Polri untuk tidak mencari dan menyerang masyarakat sipil karena penyerangan ini murni dilakukan oleh TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai.

“Komandan Operasi Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai, Mayor Osea Satu Boma, menyatakan sikap juga bahwa kami bunuh TNI-Polri ini, kami tidak minta uang, jabatan, pembangunan dan lain-lain. Namun (ini) sebagai bentuk perlawanan kami terhadap musuh kami yaitu TNI-Polri teroris Indonesia untuk mewujudkan agenda revolusi tahapan menuju revolusi total demi merebut kemerdekaan Papua,” tegas Sebby.

Dia juga mengingatkan kepada orang asli Papua agar tidak terlibat dalam membantu TNI-Polri sebagai mata-mata.

Baca Juga :  TPNPB Klaim Bunuh Anggota Polres Yahukimo Karena Tak Mau Pulang Usai Ditegur

“Orang Papua yang terlibat membantu TNI-Polri untuk memata-matai kami, apabila dapat ketahuan, kami pasukan TPNPB siap tembak,” ancam Sebby.

Peristiwa gugurnya Danramil 1703-04/Aradide ini juga dibenarkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan.

Dalam keterangan tertulisnya, Kapendam menyampaikan berita duka bahwa telah gugur seorang prajurit TNI atas nama Letda Inf OS yang merupakan Danramil 1703-04/Aradide akibat diserang dan ditembak oleh gerombolan OPM di daerah Pasir Putih, Distrik Aradide.

“Para pelaku penyerangan dan penembakan ini adalah gerombolan OPM,” ujar Kapendam.

Dijelaskan kejadian ini bermula saat korban keluar dari Makoramil 1703-4/Aradide pada Rabu (10/4/2024) sore. Namun, hingga Kamis (11/4/2024) pagi, korban tidak kunjung kembali.

Kemudian, lanjut Kapendam, dilakukanlah pencarian dan akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena diserang dan ditembak oleh OPM.

“Saat ini, jenazah almarhum akan dievakuasi ke Enarotali, kemudian dibawa ke Nabire,” tutup Candra.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai
Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda
Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja
Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama
Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika
Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:54 WIT

Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:50 WIT

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:45 WIT

Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:16 WIT

Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:10 WIT

Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Berita Terbaru