Intensifikasi Pangan Jelang Nataru, Loka POM Mimika Musnahkan Ribuan Produk

Endy Langobelen

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Loka POM Kabupaten Mimika saat memeriksa sejumlah produk pada salah satu sarana distribusi di Kota Timika, Papua Tengah, Selasa (19/12/2023). (Foto: Istimewa/Loka POM Mimika)

Petugas Loka POM Kabupaten Mimika saat memeriksa sejumlah produk pada salah satu sarana distribusi di Kota Timika, Papua Tengah, Selasa (19/12/2023). (Foto: Istimewa/Loka POM Mimika)

MIMIKA – Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Loka Pengawasan Obat dan Makanan (Loka POM) Kabupaten Mimika bersama lintas sektor menggelar intensifikasi pangan pada sarana peredaran pangan di Kota Timika, Papua Tengah.

Berdasarkan data yang diterima Galeripapua.com, hingga Selasa (19/12/2023), tercatat telah ada 13 sarana peredaran pangan yang terdiri dari 6 distributor dan 7 sarana distribusi, dengan jangka waktu pemeriksaan yang dibagi menjadi 4 tahap.

Kepala Loka POM Kabupaten Mimika, Marselino F. Paepadaseda, mengungkapkan bahwa kerap kali menjelang hari raya, permintaan masyarakat terhadap kebutuhan-kebutuhan dapur cukup tinggi.

Untuk itu, kegiatan ini mesti dilaksanakan agar produk-produk yang beredar di masyarakat dapat dipastikan aman, bermutu, dan bermanfaat.

“Di situasi seperti ini, maka BPOM perlu melakukan pengawasan intensif terhadap pangan yang beredar di masyarakat. Sasaran kita tentu saja distributor-distributor yang menyediakan parsel, menyediakan bahan-bahan makanan,” jelas Marselino saat ditemui Selasa siang di salah satu distributor di Mimika

“Misalnya, mereka mau buat kue kering atau membuat makanan untuk hari raya, itu tentu menjadi target kita untuk melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Baca Juga :  2024, Alokasi Dana Otsus ke Mimika Naik Jadi Rp263 Miliar

Dalam pelaksanaan intensifikasi tersebut, kata Marcelino, pihaknya melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan aparat keamanan dari Polres Mimika.

Disebutkan, intensifikasi ini telah dilaksanakan sejak tanggal 4 hingga 5 Desember 2023 dan masih akan terus dilaksanakan hingga tanggal 20 Desember 2023.

Sampai dengan hari ini, tercatat temuan sebanyak 8 item dengan jumlah produk yang dimusnahkan sebanyak 1.983 pcs. Adapun nilai ekonominya sebesar Rp10.749.000,-.

Item-item yang dimusnahkan tersebut terdiri dari produk rusak 17 pcs, TIE (tanpa izin edar) 1 pcs, 1.965 pcs produk kadaluarsa. Produk-produk tersebut dimusnahkan di tempat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT