Jelang Pemilu, Pj Bupati Puncak Jaya Imbau Masyarakat Tidak Bawa Sajam

Valentine M. Patalle

Senin, 12 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Puncak Jaya, Dr. H. Tumiran, S.Sos, M.AP. (Foto: Valentine M. Patalle/Prokompim Puncak Jaya)

Penjabat Bupati Puncak Jaya, Dr. H. Tumiran, S.Sos, M.AP. (Foto: Valentine M. Patalle/Prokompim Puncak Jaya)

PUNCAK JAYA – Dua hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara, 14 Februari 2024, Penjabat (Pj) Bupati Puncak Jaya, Tumiran, kembali memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membawa senjata tajam (sajam).

Imbauan tersebut disampaikan Pj Bupati Tumiran saat memimpin apel gabungan di pelataran Kantor Bupati Puncak Jaya, Kota Mulia, Papua Tengah, Senin (12/2/2024) pagi.

“Siapapun yang membawa senjata tajam kita akan melakukan razia besar-besaran karena hal tersebut dapat menjadi pemicu hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Tumiran.

Selain larangan membawa sajam, Pj Bupati juga melarang penjualan minuman keras (miras). Menurutnya, gangguan kondisi keamanan dapat dipicu juga oleh miras.

“Apabila ada yang menjual minuman keras, maka segera laporkan dan akan segera dilakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Lebih lanjut dalam menghadapi agenda besar Pemilu, Pj Bupati berharap segenap stakeholder dan seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menyukseskan pesta demokrasi dengan menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar.

Baca Juga :  Logistik Pemilu di Mimika Mulai Didistribusikan, Wilayah Terjauh Diutamakan

Sementara kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Puncak Jaya, dirinya berpesan agar para ASN dapat selalu menjaga netralitas.

“Pilihan boleh berbeda, tetapi seorang ASN harus memahami aturan dan bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan sehingga tetap menjunjung tinggi netralitas,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT