Home / DPR

Jelang Pemilu, Puluhan Personel Polda Papua Perkuat Polres Dogiyai

Endy Langobelen

Sabtu, 6 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan personel Polda Papua tiba di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, untuk membantu Polres Dogiyai mengamankan Pemilu. (Foto: Istimewa/Humas Polres Dogiyai)

Puluhan personel Polda Papua tiba di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, untuk membantu Polres Dogiyai mengamankan Pemilu. (Foto: Istimewa/Humas Polres Dogiyai)

DOGIYAI – Sebanyak 33 personel Polda Papua tiba di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, untuk membantu Polres Dogiyai dalam Operasi Mantap Brata Cartenz 2024 mengamankan pesta demokrasi atau Pemilihan Umum (Pemilu).

Wakapolres Dogiyai, AKP Aksan Husain, menjelaskan puluhan personel tersebut akan bertugas dari tanggal 3 Januari hingga 28 Februari 2024. Mereka nantinya akan ditempatkan di Polres dan sebagian Polsek.

“Kedatangan BKO Polda Papua di Kabupaten Dogiyai bertujuan untuk menjamin keamanan selama proses tahapan Pemilu di bawah kendali Kapolres, di mana personel BKO ditempatkan untuk memperkuat pertahanan Mako dan Polsek jajaran,” kata Aksan, Jumat (5/1/2024).

Lebih lanjut Aksan menuturkan bahwa personel BKO yang bertugas dalam pengamanan Pemilu harus mengutamakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan melaksanakannya dengan tegas, namun tetap humanis.

Selain itu, harus harus menumbuhkan sinergitas antara TNI dan Polri dengan penyelenggara guna menciptakan Pemilu yang aman, damai, dan kondusif.

Baca Juga :  Minim Persiapan, Persintan Alami Kekalahan Beruntun di Liga 4 Papua Tengah

“Saya ingatkan untuk menjunjung tinggi netralitas anggota Polri pada Pemilu ini. Semoga pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu di Kabupaten Dogiyai dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ujarnya.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Kampung Nelayan Merah Putih di Poumako Mimika, John Gobay Soroti Krisis BBM
Dermaga Sipu-Sipu Kembali Dibahas, DPRP Dorong Kapal Perintis Aktif Lagi
Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah
Mandenas–Kapolda Sidak Bulog Timika, Pastikan Stok Aman dan Distribusi ke Pegunungan Dipercepat
DPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan, Fokus Mitigasi Konflik
DPRK Mimika Sebut Perda Perlindungan UMKM OAP Tidak Melarang Pedagang Non-OAP
Berkunjung ke Atuka, Komisi IV DPRK Mimika Dorong Pengelolaan Profesional Air Bersih
Perda Pangan Lokal Mulai Berlaku, DPRK Mimika Tekankan Sosialisasi Humanis

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:52 WIT

Dorong Kampung Nelayan Merah Putih di Poumako Mimika, John Gobay Soroti Krisis BBM

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:59 WIT

Dermaga Sipu-Sipu Kembali Dibahas, DPRP Dorong Kapal Perintis Aktif Lagi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:50 WIT

Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:41 WIT

Mandenas–Kapolda Sidak Bulog Timika, Pastikan Stok Aman dan Distribusi ke Pegunungan Dipercepat

Jumat, 17 April 2026 - 11:43 WIT

DPRK Mimika dan TNI-Polri Petakan Wilayah Rawan, Fokus Mitigasi Konflik

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT