Home / DPR / Utama

Jika Terpilih, AIYE Siap Bagi Bantuan Ternak Babi untuk Pemulihan Pasca Wabah ASF

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe. (Foto: Istimewa/Tim AIYE)

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe. (Foto: Istimewa/Tim AIYE)

MIMIKA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe (AIYE), menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh wabah African Swine Fever (ASF).

Wabah yang baru-baru ini melanda Mimika telah menyebabkan kematian ribuan ternak babi milik warga, menimbulkan kerugian besar bagi para peternak yang selama ini mengandalkan babi sebagai sumber utama penghasilan.

Pada kegiatan peresmian Posko Millennial AIYE yang digelar pada Jumat (18/10/2024), Alexsander Omaleng menegaskan bahwa jika terpilih, pihaknya akan menjadikan pemulihan sektor peternakan sebagai prioritas utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah membagikan bibit ternak babi kepada masyarakat terdampak. Program ini, menurutnya, akan dijalankan dalam 100 hari pertama masa pemerintahan mereka.

Baca Juga :  Laksanakan RDP, DPRK Mimika Minta DLH Benahi Status dan Kesejahteraan Petugas Kebersihan

“Ini akan menjadi program 100 hari dari kami. Kami akan datangkan bibit babi sebanyak-banyaknya,” tegas Alex Omaleng.

Ternak babi kata Alex memiliki nilai ekonomi dan sosial yang sangat tinggi di Mimika, terutama di kalangan masyarakat Papua. Untuk itu babi sangat dibutuhkan sehingga populasi babi harus segera dikembangkan kembali.

Calon Wakil Bupati Mimika, Yusuf Rombe, menambahkan bahwa selain babi, peternakan sapi dan kambing juga akan dikembangkan.

Menurutnya, kebutuhan akan daging sapi dan kambing di Mimika masih sangat tinggi, namun populasi ternak masih sangat rendah. Hal ini menyebabkan Mimika harus mendatangkan hewan kurban dari luar saat perayaan Idul Adha.

“Potensi peternakan di Mimika sangat besar, namun belum tergarap maksimal. Kami akan meningkatkan populasi sapi, kambing, dan babi untuk memenuhi kebutuhan lokal dan juga menjadi pemasok bagi daerah lain,” ujar Yusuf Rombe.

Baca Juga :  Akankah Bupati dan Wakil Bupati Mimika Bersatu Maksimalkan Visi Misi

Lebih lanjut, Rombe menyebut keberhasilan pemerintahan Bupati Eltinus Omaleng dalam mengembangkan peternakan ayam petelur. Kini, Mimika tidak lagi mengimpor telur ayam dari luar daerah, bahkan telah menjadi pemasok untuk kabupaten lain.

Program serupa akan dikembangkan untuk ayam pedaging, meskipun diakui produksinya saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang ada.

“Kita sudah memiliki pasar yang jelas. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan. Dengan adanya dukungan pemerintah, kami yakin sektor peternakan bisa tumbuh pesat dan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Mimika,” pungkasnya. (Adv)


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika
DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:16 WIT

DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:48 WIT

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:42 WIT

Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika

Berita Terbaru