Kurban Ramah Lingkungan ala LDII Mimika Tuai Pujian dari Bupati

Benaz

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob, meninjau proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Miftahul Huda LDII. (Foto: Galeri Papua/Benaz)

Bupati Mimika, Johannes Rettob, meninjau proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Miftahul Huda LDII. (Foto: Galeri Papua/Benaz)

MIMIKA– Suasana Iduladha di Masjid Miftahul Huda Mimika terasa berbeda tahun ini. Tak hanya ramai oleh masyarakat yang ingin berkurban, tetapi juga kehadiran Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang datang langsung meninjau proses penyembelihan hewan kurban.

Namun bukan sekadar kunjungan seremonial, ada pesan penting yang ingin ia sampaikan: kurban bukan hanya soal ritual, tapi juga tentang kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan hewan.

Bupati JR, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia kurban dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang dinilai berhasil menyelenggarakan kurban secara tertib, bersih, dan memperhatikan etika penyembelihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun ini, sebanyak 19 ekor sapi dan 4 kambing disembelih dengan pengawasan ketat, baik dari segi kesehatan hewan maupun prosedur penyembelihannya.

Baca Juga :  Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

“Saya senang melihat bagaimana kurban di sini dijalankan. Tidak hanya mengikuti aturan agama, tapi juga menjaga kenyamanan hewan dan kebersihan lingkungan,” ujar JR yang hadir bersama Ketua PHBI Mimika, Ustad Joko Prianto, serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Sabelina Fitriani, Jumat (6/6/2025).

Adapun yang menarik perhatian Bupati adalah sejumlah inovasi yang dilakukan panitia tahun ini. Dibanding pelaksanaan tahun lalu, ada peningkatan signifikan dalam hal teknis, penanganan limbah, hingga sistem penyembelihan yang lebih beradab.

“Panitia benar-benar belajar dari pengalaman. Saya lihat ada perubahan nyata. Hewan tidak dibuat stres, tidak saling melihat saat disembelih, dan semua berjalan dengan rapi,” tuturnya.

Baca Juga :  Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga

Lebih dari sekadar pujian, Bupati Rettob mengajak masjid-masjid lain di Mimika untuk menjadikan LDII sebagai contoh dalam pengelolaan kurban.

Ia menekankan bahwa menyembelih hewan bukan hanya soal menyelesaikan kewajiban agama, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial dan moral.

“Kita sering lupa, bahwa kurban juga mengajarkan nilai empati. Menyembelih hewan yang sakit atau lema justru mencederai makna ibadah itu sendiri,” tegasnya.

Pelaksanaan kurban yang etis dan ramah lingkungan seperti ini diharapkan bisa menjadi standar baru di Mimika, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam ibadah kurban.

Sebuah pesan kuat bahwa kebaikan tidak hanya turun dari langit, tapi juga tercermin dari cara kita memperlakukan makhluk di bumi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

387 Jemaah Haji Asal Papua Berangkat ke Arab Saudi Hari ini
Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H
Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga
GPKAI Timika Gelar Seminar Paskah, Bahas Makna Penyaliban Yesus
Ribuan Umat Meriahkan Pawai Obor Fajar Paskah 2026 di Mimika
Waspada Penipuan Haji di Mimika, Modus Percepatan Berangkat Rugikan Jemaah
Keberangkatan Haji Mimika 2026 Tak Terganggu Konflik Timur Tengah
Gema Takbir di Jantung Mimika: Pawai Kemenangan yang Menyatukan Keberagaman

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 13:49 WIT

387 Jemaah Haji Asal Papua Berangkat ke Arab Saudi Hari ini

Selasa, 28 April 2026 - 15:50 WIT

Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H

Selasa, 7 April 2026 - 19:42 WIT

Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga

Minggu, 5 April 2026 - 04:12 WIT

GPKAI Timika Gelar Seminar Paskah, Bahas Makna Penyaliban Yesus

Minggu, 5 April 2026 - 03:40 WIT

Ribuan Umat Meriahkan Pawai Obor Fajar Paskah 2026 di Mimika

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT