Menteri Pertanian Tinjau Sawah dan Replanting Sawit di Papua Barat

Rachmat Julaini

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman (tengah) saat akan memimpin jalannya diskusi bersama sejumlah pihak saat meninjau lahan replanting sawit di Kampung Wasegi Indah, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Jumat (31/5/2024) siang. Bersama Amran Sulaiman, hadir Pj Sekda Papua Barat, Yacob Fonataba (kiri) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo (kanan). (Foto: Istimewa)

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman (tengah) saat akan memimpin jalannya diskusi bersama sejumlah pihak saat meninjau lahan replanting sawit di Kampung Wasegi Indah, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Jumat (31/5/2024) siang. Bersama Amran Sulaiman, hadir Pj Sekda Papua Barat, Yacob Fonataba (kiri) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo (kanan). (Foto: Istimewa)

MANOKWARI – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengunjungi Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Jumat (31/5/2024) untuk mengecek luasan sawah serta rencana replanting (penanaman kembali) sawit.

Menteri Amran Sulaiman ditemani Penjabat Sekretaris Daerah Papua Barat, Yacob Fonataba, Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Judson Ferdinandus Waprak serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo.

Kepada wartawan di akhir kunjungan, Mentan mengungkapkan dirinya mengunjungi dua tempat di Manokwari yakni SP 2 dan Kampung Wasegi Indah di Distrik Prafi, Manokwari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di SP 2 Manokwari, ia menyebut Papua Barat setidaknya 2.000 hingga 3.000 hektare sawah akan dihidupkan kembali setelah sebelumnya tidak sempat dikelola.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Gelar FGD IPP, IKM dan IPA, Inikah Angin Segar bagi Indikator Kinerja Utama?

Kata Amran Sulaiman, anggaran sawah yang akan dihidupkan kembali itu bersumber dari pusat.

Anggaran serupa juga akan digunakan untuk mencetak sawah baru. Disebut Amran, target sawah baru yang akan dicetak mencapai 20 ribu – 30 ribu hektare.

Dijelaskan, saat ini, Papua Barat memiliki kurang lebih 5.000 hektare sawah dari luas potensi 10.000 hektare.

Dari luasan 5.000 hektare, Papua Barat disebutnya dapat mencukupi kebutuhan pangan, khususnya beras, bagi daerah itu sendiri.

Ia optimis, rencana pengaktifan kembali sawah yang sempat terlantar dan cetak sawah baru akan membuat daerah itu menyuplai kebutuhan beras bagi daerah lain di Papua seperti Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua induk.

Baca Juga :  Bantu Atasi Lonjakan Harga, Denkav 3/SC Gelar Pasar Murah di Timika

“Kalau Papua Selatan sudah punya sentra produksi sendiri bagi kebutuhan daerah maupun untuk pasar luar negeri,” jelas Amran Sulaiman.

Sementara di Kampung Wasegi Indah, Amran Sulaiman mengecek langsung lahan yang akan kembali ditanami sawit.

Sejauh ini, Papua Barat memiliki luasan lahan sawit sebesar 28 ribu hektare.

“Kalau sawit kami cuma cek saja. Nanti, baru akan diputuskan berapa lagi yang bisa dikembangkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam tatap muka dengan pemangku kepentingan di Papua Barat, Amran Sulaiman menyebut potensi lahan sawit mencapai 168 ribu hektare.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian
Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir
BRIN Siap Dampingi Tifa Creative, Dorong Inovasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika
Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
TPA Mimika Ditarget Berubah Jadi Tempat Pengolahan Sampah dalam 5 Tahun
Buang Sampah Sembarangan di Mimika? Siap-Siap Didenda Rp25 Juta
Dinkes Mimika Jadi Pionir Sosialisasi Inovasi Daerah 2026

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:38 WIT

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:33 WIT

Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:19 WIT

BRIN Siap Dampingi Tifa Creative, Dorong Inovasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika

Senin, 8 Juni 2026 - 12:59 WIT

Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT