Home / DPR / Utama

Misteri Hilangnya Pandis Mimika Barat Jauh Daud Kudiai dan Proses Pencariannya

Ahmad

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Mimika Barat Jauh, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ketua Bawaslu, dan Ketua Pandis Mimika Barat Jauh saat ditemui di Polres Pelayanan Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Kapolsek Mimika Barat Jauh, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ketua Bawaslu, dan Ketua Pandis Mimika Barat Jauh saat ditemui di Polres Pelayanan Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Lima belas hari sudah Daud Kudiai, Pengawas Distrik (Pandis) pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 untuk wilayah Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dinyatakan hilang sejak 11 Februari 2024 lalu.

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau, kepada media ini mengatakan, pasca pergeseran logistik ke wilayah yang dipimpinnya itu, Daud yang bertugas sebagai Pandis dinyatakan hilang.

Ever menyebut, berbagai upaya pencarian telah dilakukan oleh masyarakat setempat bersama aparat keamanan dan unsur terkait. Akan tetapi, hingga saat ini, keberadaan Daud belum juga diketahui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyatakan, pemerintah distrik dan masyarakat siap membersamai pihak keluarga untuk mencari keberadaan Daud.

“Saya tidak bisa simpulkan bahwa ini dia hilang atau apa karena kejadiannya pada saat rapat, dia ada. Tiba-tiba saja keluar dari ruang rapat lalu sampai sekarang, kita belum temukan,” ujar Ever saat ditemui di Kantor Polres Pelayanan Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika, Papua Tengah, Senin (26/2/2024).

Baca Juga :  Aparat Evakuasi Pekerja Tambang Ilegal yang Diserang KKB, 7 Tewas

Pernyataan Kapolsek Mimika Barat Jauh, Ipda Yani Terkait Pencarian Terhadap Daud Kudiai

Sementara Kapolsek Mimika Barat Jauh, Ipda Yani, menjelaskan bahwa hilangnya Daud Kudiai tentu menjadi misteri.

Kata Ipda Yani, pada saat pergeseran logistik ke Distrik Mimika Barat Jauh, Daud terlihat masih bersama tim dan mengikuti proses pendistribusian.

Sesampainya di sana, Ipda Yani bilang, Daud pergi tanpa permisi saat rapat berlangsung. Tak lama setelahnya, ada warga yang melapor bahwa mereka melihat sosok yang berlari di belakang kantor distrik.

“Sehingga itu upaya-upayanya adalah Pak Camat (Kepala Distrik) mengumpulkan kami semua untuk mengecek siapa yang tidak ada, ternyata saudara Daud Kudiai,” tutur Ipda Yani.

Ipda Yani melanjutkan, pihaknya bersama masyarakat melakukan upaya pencarian dari malam hingga pagi. Namun, upaya tersebut tak jua membuahkan hasil.

Katanya, pencarian terhadap Daud terus dilakukan hingga saat ini. Namun belum ditemukan keberadaannya.

Baca Juga :  Babi Mati Akibat ASF di Mimika Capai 2.500 Ekor, Serum Konvalesen Habis

Bahkan, Ipda Yani mengungkapkan, pada tanggal 13 Februari 2024 kira-kira pukul 13.00 WIT, beberapa kelompok masyarakat juga turut mencari Daud.

Pencarian tersebut dilakukan di belakang pemukiman masyarakat. Namun, tidak ditemukan jejak kepergian Daud.

Kendati demikian, pada saat itu, masyarakat sempat menemukan baju kaos yang digunakan Daud saat pergi serta bekas kulit buah kelapa yang disimpan rapi di bawah pohon.

“Itulah hasil temuan kami sehingga kami terus melakukan pencarian sampai hari ini,” ungkapnya.

Di samping itu, Ketua Bawaslu Mimika, Frans Wetipo, mengatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, kepolisian dan instansi terkait guna melanjutkan pencarian terhadap Daud Kudiai sesuai permintaan keluarga yang mendatangi Kantor Bawaslu pada Sabtu, 24 Februari 2024 lalu.

Diketahui, sebelumnya pihak keluarga Daud Kudiai sudah mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Mimika di Jalan Hassanudin, Irigasi guna mempertanyakan progres pencarian terhadap anggota keluarganya itu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Nancy Raweyai Dorong Perubahan Mimika Lewat Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Perempuan
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:39 WIT

Nancy Raweyai Dorong Perubahan Mimika Lewat Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Perempuan

Berita Terbaru