ODGJ dan Penanganannya di Dinas Terkait, Ini Penjelasannya

Ahmad

Minggu, 25 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Petrus Yumte. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Petrus Yumte. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Berbicara tentang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tentu tidak lepas dari stigma masyarakat tentang peran pemerintah.

Bukan hal baru lagi jika masyarakat kerap beranggapan bahwa pemerintahlah yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap ODGJ.

Namun, apakah peran keluarga juga tidak kalah penting dalam menangani anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Petrus Yumte, mengatakan peran pihak keluarga sangat penting dalam menangani ODGJ.

Petrus bilang, pemerintah dalam hal ini hadir sebagai fasilitator untuk memfasilitasi upaya penanganan ODGJ. Dia juga menyebut, keluarga tidak boleh menelantarkan anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan.

Baca Juga :  Dinsos Mimika Dua Kali Temukan Penggalangan Dana Tidak Jelas, Dipakai Untuk Mabuk-mabukan

“Jangan sampai mereka (ODGJ) dianggap tidak berguna lalu dilempar saja ke pemerintah. Mereka itu manusia jadi keluarga harus bertanggung jawab penuh,” kata Petrus saat ditemui di lobi Hotel Horison Diana, Kamis (22/2/2024) kemarin.

Penanganan ODGJ sendiri pun tidak hanya bisa dilakukan oleh Dinas Sosial saja. Kata Petrus, Dinas Kesehatan juga mempunyai peran untuk menanganinya.

Di Mimika, kata Petrus, berdasarkan data Dinsos, ada belasan ODGJ yang ditangani. Ada juga yang sudah dipulangkan serta dikembalikan ke keluarga.

Baca Juga :  Mimika Prioritaskan Infrastruktur dan SDM untuk Percepat Pemerataan Pembangunan

ODGJ yang ditangani oleh Dinas Sosial pada tahun lalu pun ada yang dikirim ke Jayapura untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Abepura.

“Ada juga yang ditangani di Mimika,” tuturnya.

Petrus berharap, keluarga penderita ODGJ juga ikut berperan aktif dalam merawat anggota keluarganya. Mulai dari pengobatan, makanan yang dikonsumsi setiap hari, hingga perilaku terhadap penderita ODGJ untuk mencegahnya kambuh.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Konsultasi Publik: Bapenda Mimika Bahas Tantangan, Dinamika, dan Strategi Pengelolaan Pendapatan
Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen
125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus
Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf
Anggota DPRP Papua Tengah Minta Pusat Evaluasi Pasukan Non-Organik di Intan Jaya

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:52 WIT

Forum Konsultasi Publik: Bapenda Mimika Bahas Tantangan, Dinamika, dan Strategi Pengelolaan Pendapatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:56 WIT

Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:00 WIT

Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:43 WIT

125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus

Berita Terbaru