Pemkab Mimika dan PTFI Teken Kerja Sama Pengoperasian RS Waa Banti

Endy Langobelen

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

: Foto bersama Vice President Government Relation PTFI, Johnny Lingga, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, usai penandatanganan perjanjian kerja sama tentang pengoperasian RS Waa Banti di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua Tengah, Kamis (2/11/2023).

: Foto bersama Vice President Government Relation PTFI, Johnny Lingga, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, usai penandatanganan perjanjian kerja sama tentang pengoperasian RS Waa Banti di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua Tengah, Kamis (2/11/2023).

MIMIKA – Rumah Sakit Waa Banti (RSWB) yang telah selesai dibangun kembali dan diresmikan oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, pada 15 September 2023 lalu, kini telah siap beroperasi dengan dukungan fasilitas layanan kesehatan yang lebih lengkap.

Pada pengoperasiannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika telah meneken perjanjian kerja sama (PKS) bersama pihak PT Freeport Indonesia (PTFI) yang dilakukan di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua Tengah, Kamis (2/11/2023).

Dalam PKS tersebut, disepakati bahwa PTFI akan mendukung sejumlah perlengkapan fasilitas layanan kesehatan RSWB seperti satu unit kendaraan operasional, perawatan berkala untuk dua unit kendaraan operasional, prasarana air bersih, satu unit genset, bahan bakar diesel untuk genset dan dua unit kendaraan operasional, serta menyediakan makanan bagi petugas kesehatan dan pasien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, PTFI bakal memberikan akomodasi bagi petugas kesehatan, jalur komunikasi darurat, dukungan RS PTFI Tembagapura untuk in-house training, rujukan pasien, dan pengawalan ambulans pasien rujukan RSWB ke RSUD Mimika.

Baca Juga :  Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026

Kemudian PTFI pun akan melakukan pengelolaan limbah medis dan pemberian peralatan kebersihan dan pemeliharaan RSWB, serta melaksanakan penilaian dan penguatan stabilitas lereng pada lahan di sekitar RSWB.

Vice President Government Relation PTFI, Johnny Lingga, menjelaskan bahwa sebelumnya PTFI juga turut terlibat selama pembangunan RSWB.

“PTFI membantu semua transportasi logistik, barang-barang keperluan untuk pembangunan RSWB. Jadi, kita bantu transportasi alat, dan penyediaan kontainer, hampir lebih 300 sampai 500, menggunakan truk kita juga untuk dinaikan ke Banti, juga transportasi untuk kru yang membangun itu,” jelas Lingga saat diwawancarai awak media usai penandatanganan kerja sama.

Pada saat proses pembangunan RSWB, kata Lingga, PTFI juga mememberikan dukungan melalui penggunaan alat berat.

Sementara untuk kerja sama pengoperasiannya, disampaikan bahwa tentunya bantuan yang diberikan berbeda dengan yang sebelumnya.

“PKS yang baru ini lebih berkaitan dengan pengoperasian rumah sakit itu,” ungkapnya.

Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, menyebutkan bahwa dalam PKS ini, PTFI juga akan mendukung serta melengkapi program-program kesehatan dari Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Jumat Berkah, AIYE Berbagi Kasih 1.000 Porsi Bakso Gratis di Timika

“Target kami masyarakat terlayani dari aspek kesehatan. Kalau aspek kesehatan terpenuhi, maka ekonomi, keamanan bisa berjalan akhirnya masyarakat bisa mencapai kesejahteraan,” ujarnya.

Direktur Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, melalui keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com menyebutkan bahwa RSWB memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Desa Banti I, Banti II, Opitawak, dan beberapa kampung sekitar.

Menurutnya, kesadaran akan pentingnya infrastruktur kesehatan yang memadai bagi pemulihan dan pembangunan di daerah menjadi pendorong utama kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan PTFI dalam mengembangkan RS Waa Banti.

“Kolaborasi dalam proses pembangunan kembali RS Waa Banti ini menunjukkan komitmen kerja sama yang baik antara Pemerintah, PT Freeport Indonesia, dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro yang menghibahkan tanah, bersama semua pemangku kepentingan untuk membuka kembali akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT